Panitia penyelenggara Indonesia Masters 2026 menyatakan komitmen untuk menggelar turnamen bulu tangkis internasional tersebut dengan persiapan maksimal demi kenyamanan seluruh pihak, baik atlet maupun penonton. Jaminan ini diberikan menyusul insiden yang sempat menjadi sorotan publik di India Open pekan lalu.
Antisipasi Gangguan Teknis
Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Masters 2026, Achmad Budiharto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi gangguan teknis yang mungkin terjadi. Ia secara spesifik menyoroti masalah kualitas udara dan pencahayaan yang dinilai memprihatinkan di India Open.
“Problem di India itu kualitas udara. Kemarin lighting juga memprihatinkan. Jadi kami fokus untuk meningkatkan lampu di Indonesia Masters nanti,” ujar Achmad Budiharto, Senin (19/1/2026).
Budiharto juga memastikan kondisi fisik Istora Senayan, Jakarta, sebagai venue pertandingan, dalam keadaan aman dan tidak akan mengalami kebocoran air, meskipun turnamen berlangsung di musim hujan.
Selain itu, panitia juga berupaya mencegah kejadian non-teknis yang mengganggu, seperti kemunculan hewan di arena. “Kalau soal bocor, kami sudah dapat jaminan dari pihak Istora. Yang kami jaga justru hal-hal nonteknis. Di India kan ada monyet, kotoran burung, lapangan kotor. Kami dulu pernah pengalaman ada kucing melintas saat turnamen. Semoga tidak terjadi lagi,” tuturnya.
Konsep Lebih Ramah Penonton
Lebih lanjut, Achmad Budiharto memaparkan konsep baru yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan para penggemar bulu tangkis. Salah satu perubahan signifikan adalah kemudahan akses bagi penonton.
“Banyak hal yang kami ubah. Sekarang penonton yang mau menikmati kuliner tidak perlu takut kehujanan karena sudah ada atap. Harganya juga bersahabat, jangan mahal-mahal,” ucapnya.
Pada gelaran kali ini, penonton dapat memasuki kawasan Istora tanpa perlu screening tiket di gerbang utama. Pemeriksaan tiket baru akan dilakukan saat penonton hendak memasuki arena pertandingan.
Panitia juga meniadakan barikade di area luar arena untuk menciptakan suasana yang lebih terbuka dan interaktif. “Kami tidak pakai lagi barikade. Semua orang yang datang ke kompleks Istora bisa menikmati suasana. Batasannya hanya saat masuk ke dalam gedung pertandingan. Kami ingin membuat event yang bersahabat dan memberi kesempatan audiens untuk berinteraksi,” jelas Budiharto.
Indonesia Masters 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Januari di Istora Senayan, Jakarta.






