Jakarta – Artis Inara Rusli angkat bicara mengenai isu permintaan maaf yang tengah beredar. Melalui unggahan di Instagram Stories pribadinya, Inara mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya untuk meminta waktu bertemu langsung demi menyampaikan permohonan maaf.
Upaya Mediasi dan Kesibukan Baru
“Bukan gak mau minta maaf, tapi saya sudah coba untuk minta waktu bertemu langsung untuk sampaikan maaf. Udah meminta beberapa pihak juga menengahi (ada bukti). Tapi beliau lebih pilih kesibukan yang baru menjadi artis,” tulis Inara Rusli dalam unggahan yang dilihat pada Rabu (18/2/2026).
Inara juga menyiratkan adanya pihak lain yang terlibat, yang disebutnya baru saja meniti karier sebagai artis. Ia menyinggung soal kontrak dengan manajemen lama.
“Gimana? Seru kan? Katanya kontraknya 50-50 ya sama manajemen saya yg lama? Enjoy the fame ya,” tulis Inara disertai emoji senyum.
Proses Hukum dan Cobaan Hidup
Perempuan yang saat ini menghadapi masalah hukum terkait laporan dari Wardatina Mawa, istri dari suami sirinya, Insanul Fahmi, ini juga berbagi pandangannya mengenai cobaan hidup. Inara meyakini bahwa cobaan merupakan bagian dari perjalanan hidup yang harus dihadapi.
“Nanti… kalau kalia dikasih cobaan yang pernah kalian benci dan caci, kalian harus hadapi dengan kuat juga ya,” tulisnya.
Keterlibatan Mantan Manajemen
Dalam unggahan lain, Inara Rusli menyoroti sebuah kutipan berita mengenai pemanggilan saksi berinisial V dan P, yang merupakan mantan manajemennya, dalam kasus dugaan akses ilegal ke Mabes Polri.
“Manajerku, manajeramu, indahnya kebersamaan. Semoga berkah engagement dan ratercadny a,” tutup Inara Rusli. Ia tidak menyebutkan secara langsung siapa sosok yang memicu unggahannya tersebut.
Latar Belakang Kasus Dugaan Akses Ilegal
Kasus dugaan akses ilegal ini bermula dari sebuah video CCTV yang merekam kebersamaan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi di lantai 3 rumah Inara. Video tersebut kemudian sampai ke tangan Wardatina Mawa, yang menggunakannya sebagai bukti untuk melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan di Polda Metro Jaya.
Inara Rusli meyakini bahwa data video CCTV tersebut diduga diambil secara ilegal dan kemudian diberikan kepada pihak lain. Sebelumnya, Inara Rusli telah mencabut laporan terhadap Insanul Fahmi terkait dugaan penipuan.






