London – Penampilan Eberechi Eze menjadi sorotan setelah Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Brentford dalam lanjutan Premier League. Pemain yang baru direkrut Arsenal itu ditarik keluar pada jeda babak. Pertandingan yang digelar di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor kacamata setelah babak pertama tanpa gol. Arsenal sempat unggul melalui Noni Madueke pada menit ke-61, namun keunggulan tersebut hanya bertahan sepuluh menit sebelum Keane Lewis-Potter menyamakan kedudukan untuk tuan rumah.
Eze, yang didatangkan dari Crystal Palace pada bursa transfer musim panas lalu, tampil sebagai starter. Namun, gelandang berusia 27 tahun itu hanya bermain selama 45 menit sebelum digantikan oleh Martin Odegaard di awal babak kedua. Keputusan Mikel Arteta untuk menarik keluar Eze mendapat pemahaman dari mantan striker Inggris, Peter Crouch.
“Ya, Eze tidak bisa menguasai bola atau membuat semua berjalan lancar, dia tidak bisa membuat semua berjalan sesuai rencana,” ujar Crouch kepada TNT Sports. “Secara defensif dia mungkin tidak sebagus Martin Odegaard juga, pergerakannya di lapangan tidak cepat.”
Crouch menambahkan kekecewaannya terhadap performa Eze. “Ini mengecewakan buat Eze, dia jarang main dan tidak memberikan dampak sama sekali,” katanya.
Performa Eze memang terlihat minim kontribusi. Sepanjang babak pertama, gelandang tersebut hanya menyentuh bola sebanyak 17 kali. Penurunan performanya terlihat jelas jika dibandingkan dengan penampilan gemilangnya pada November lalu saat mencetak hat-trick ke gawang Tottenham Hotspur. Sejak saat itu, Eze belum mencetak gol maupun assist di Premier League.






