Penyanyi Budi Doremi menyoroti kondisi jalan rusak di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Jalan tersebut dipenuhi lubang dan tergenang air saat hujan turun, menimbulkan keluhan dari warga maupun pengguna jalan.
Keluhan Budi Doremi
Melalui unggahan di story Instagram pribadinya, Budi Doremi membagikan video saat ia melewati jalan yang rusak parah tersebut. Dalam video itu, mobil yang dikendarainya tampak bergoyang hebat akibat banyaknya lubang yang menganga di permukaan jalan. Air menggenangi lubang-lubang tersebut, membuat suasana semakin tidak nyaman.
“Kapan ya, jalan di Sitauan ini dibenerin, sepertinya masih kapan-kapan nih. Tak tahu lah saya, kita berdoa saudara-saudara warga di sini,” ujar Budi Doremi dalam videonya, menyuarakan harapannya agar jalan tersebut segera diperbaiki.
Budi Doremi, yang diketahui tinggal di Kota Serang, menjelaskan bahwa kondisi jalan tersebut sangat menyulitkan. Saat musim hujan, jalanan menjadi becek, sementara saat musim kemarau, debu beterbangan.
Kondisi Jalan di Taktakan
Jalan yang dikeluhkan Budi Doremi adalah Jalan Kompleks Taman Pesona Sitauan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Saat dikunjungi pada Jumat (23/1/2026), kondisi jalan tersebut memang terlihat rusak parah, bergelombang, dan dipenuhi kubangan air.
Kerusakan ini memaksa para pengendara untuk mengurangi kecepatan demi menghindari kerusakan kendaraan atau kecelakaan. Di beberapa titik, terlihat adanya upaya perbaikan sementara menggunakan batu-batu kerikil, namun tambalan tersebut tampaknya tidak bertahan lama dan tidak menggunakan aspal.
Respons Warga
Ifan, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, diperkirakan sekitar lima tahun. Upaya perbaikan yang pernah dilakukan, termasuk penambalan dengan batu kerikil, diduga dilakukan oleh warga sendiri dan tidak menyelesaikan masalah secara permanen.
“Ada sekitar lima tahun rusak, diperbaiki juga gitu rusak lagi. Kalau batu-batu itu kayaknya sih warga yang nambal,” ujar Ifan.
Kondisi jalan yang memprihatinkan ini menjadi keluhan harian bagi warga Taktakan dan pengguna jalan lainnya, yang berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk perbaikan.






