Burnley – Benjamin Sesko tampil gemilang dengan mencetak dua gol ke gawang Burnley, sebuah pencapaian yang belum pernah ia lakukan sebelumnya di bawah asuhan Ruben Amorim. Laga yang digelar di Turf Moor pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB ini menjadi saksi bisu performa impresif Sesko.
Manchester United, yang menurunkan Sesko bersama Matheus Cunha di lini serang, sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Ayden Heaven pada menit ke-13. Namun, di babak kedua, Sesko menjadi inspirasi kebangkitan MU.
Gol pertamanya tercipta pada menit ke-50, disusul gol kedua yang membawa MU berbalik unggul 2-1 sepuluh menit kemudian. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Burnley berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-68 melalui Jaidon Anthony, dan skor tersebut bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Meskipun gagal mengamankan tiga poin penuh, dua gol Sesko ini mengakhiri masa paceklik golnya. Selama dilatih oleh Ruben Amorim, Sesko tercatat belum pernah mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan. Sebelumnya, ia hanya mampu mencetak dua gol dalam 17 pertandingan, ditambah satu assist, meski selalu mendapatkan kesempatan bermain baik sebagai starter maupun pengganti.
Kini, Sesko berhasil menyamai jumlah golnya di 17 partai sebelumnya, hanya dalam satu pertandingan. Sepanjang laga, Sesko melepaskan delapan tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Performa apiknya ini mendapat apresiasi dari manajer interim MU, Darren Fletcher.
“Saya turut senang melihatnya. Saya bicara dengannya kemarin dan menunjukkan video soal pergerakan serta gol-golnya, memberi tahu dia bagaimana gol itu tercipta. Dia hanya perlu terus yakin dan para pemain harus memberikan servis lebih untuknya. Dia melakukannya malam ini dan mencetak dua gol bagus. Malam luar biasa untuk Ben,” ujar Fletcher kepada BBC Sport.
Fletcher menambahkan, “Dia punya kesempatan lain dari sundulan dan tembakan. Tim kecewa cuma dapat satu poin, tapi dari sisi personal, semoga dia makin gacor.”






