PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mengumumkan pembatalan 23 perjalanan kereta api pada Senin, 19 Januari 2026, akibat banjir yang melanda jalur di Pekalongan.
Pembatalan Perjalanan KA
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa pembatalan ini merupakan langkah pengamanan dan normalisasi jalur kereta api. Keputusan ini diambil meskipun genangan banjir di jalur Pekalongan-Sragi dilaporkan mulai surut dan memungkinkan dilalui dengan kecepatan terbatas.
“Kami memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami memahami pembatalan perjalanan ini berdampak pada rencana perjalanan pelanggan,” ujar Luqman dalam keterangan resminya, Senin (19/1/2026), seperti dikutip dari detikJateng.
Pembatalan mencakup perjalanan kereta yang berangkat dari Daop 4 Semarang, serta kereta yang melintas atau berakhir di wilayah Semarang.
Kondisi Jalur Kereta
Luqman merinci bahwa kondisi di petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, tepatnya di kilometer 88+6/7 dan 89+0/1, menunjukkan penurunan debit air. Hingga pukul 06.00 WIB pagi tadi, ketinggian air dilaporkan sudah berada di bawah kepala rel.
Meskipun demikian, jalur tersebut hanya dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam. “Demi keselamatan bersama, sejumlah perjalanan masih harus dibatalkan hingga kondisi jalur dinyatakan aman oleh petugas di lapangan,” tegas Luqman.






