Selebriti

Adly Fairuz Buka Suara soal Dugaan Penipuan Pengurusan Akpol, Akui Rugi Besar

Advertisement

Jakarta – Aktor Adly Fairuz akhirnya angkat bicara mengenai kasus dugaan penipuan terkait pengurusan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) yang menyeret namanya. Ia mengaku mengalami kerugian yang signifikan akibat perkara tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

“Kalau kerugian sih banyak, jadi sebelumnya saya minta maaf buat keluarga saya, buat kerabat dan semua orang yang melihat berita belakangan ini. Saya sebagai warga negara yang baik, saya tulus untuk menjalani proses hukum yang ada,” ujar Adly Fairuz saat ditemui di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).

Adly memilih untuk tidak banyak berkomentar di ruang publik dan berencana membuktikan kebenaran melalui jalur hukum. “Kita akan buktikan nanti ke depannya. Saya nggak mau banyak-banyak bicara, biar nanti proses hukum yang dijalankan kita akan buktikan. Mohon doanya biar semuanya bisa segera beres, selesai, saya juga bisa beraktivitas kembali,” tuturnya.

Kasus ini juga disebut Adly berdampak pada kehidupan pribadinya, termasuk haknya untuk bertemu dengan sang anak setelah perceraiannya dengan Angbeen Rishi. “Saya juga bisa ketemu sama anak saya juga gitu kan kalau untuk sekarang ini kan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Adly mengungkapkan bahwa perkara ini turut memengaruhi pekerjaannya di dunia hiburan. “Banyak sekali lah kerugian termasuk pekerjaan juga belum bisa dijalankan dengan optimal. Jadi sekali lagi mohon doanya, dan terakhir buat teman-teman jangan terlalu spekulatif karena framing-framing di media itu kan belum tentu benar adanya. Jadi kita tunggu proses hukum yang berjalan. Saya sangat kooperatif, kembali lagi saya akan mengikuti apa proses hukum yang ada itu aja,” jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, kuasa hukum Adly Fairuz, Aga Khan, menilai beberapa pemberitaan yang beredar tidak logis dan cenderung berlebihan. Ia secara khusus menyoroti narasi yang menyebut kliennya sebagai sosok jenderal yang mampu meloloskan seseorang masuk Akpol.

“Logikanya nggak ada itu, bisa-bisanya ajah lah. Saya sangat kasihan sama Adly. Dia pernah mengakui dia bernama Adly, kok diterusin terus, dia sekarang mem-framing biar kelihatan kayak victim. Secara kode etik lawyer pun mereka ini pernah jadi kuasa, belum setahun atau dua tahun sudah mulai,” kata Aga Khan.

Sebagai informasi, Adly Fairuz saat ini menghadapi gugatan perdata yang diajukan oleh Farly Lumopa. Gugatan tersebut terkait dugaan penipuan dalam pengurusan masuk Akpol, di mana Adly disebut menjanjikan kelulusan calon Akpol dengan biaya mencapai Rp3,65 miliar. Meskipun telah ada kesepakatan pengembalian dana di hadapan notaris, pelaksanaannya dinilai tidak sesuai perjanjian. Gugatan ini terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nilai gugatan hampir Rp5 miliar.

Advertisement