Berita

30 Tahun Rusak, Warga Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan Akses Tiga Kecamatan

Advertisement

PANDELANG, BANTEN – Warga Kampung Kelapa Cagak, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengambil inisiatif memperbaiki jalan yang telah rusak parah selama tiga dekade. Perbaikan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sebagai bentuk partisipasi aktif untuk mendapatkan akses jalan yang layak.

Akses Vital Tiga Kecamatan

Jalan yang diperbaiki ini merupakan jalur utama yang menghubungkan tiga kecamatan vital: Panimbang, Sukaresmi, dan Angsana. Kondisi jalan yang memprihatinkan selama 30 tahun terakhir telah secara signifikan menghambat mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi maupun sosial.

“Ini adalah kegiatan satu bentuk partisipasi masyarakat khususnya kampung Kelapa Cagak yang haus dengan jalan bagus. Ini juga swadaya masyarakat,” ujar Ubid Subroto, salah seorang warga, di Sobang, Pandeglang, Senin (12/1/2026).

Harapan Perbaikan Lebih Lanjut

Perbaikan yang dilakukan warga ditargetkan sepanjang 1,8 kilometer. Hingga kini, baru sekitar 700 meter yang berhasil diperbaiki. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Pemprov Banten melalui program Gubernur Banten, Bang Andra, dapat segera turun tangan untuk melanjutkan perbaikan.

“Kami berharap lagi program Bang Andra sebagai Gubernur Banten. Ini juga partisipasi masyarakat sangat antusias sekali untuk kelancaran transportasi,” tambah Ubid.

Advertisement

Kecelakaan dan Kesulitan Warga

Iyan Tariyana, warga lainnya, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan yang berlangsung hampir 30 tahun itu kerap menyebabkan kecelakaan. Banyak warga, mulai dari petani yang hendak ke sawah, ibu-ibu yang menuju pasar, hingga anak-anak sekolah, mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk. Mobil pun seringkali mengalami kesulitan bergerak karena amblas.

“Sekitar 30 tahunan (rusak). Sering banyak yang terguling, petani mau ke sawah sering terguling, ibu-ibu mau ke pasar sering terguling, anak-anak sekolah juga sama sering terguling, dan mobil sering ambles nggak bisa bergerak,” keluh Iyan.

Ia menambahkan, “Memohon dan berharap agar jalan ini segera dibangun dengan program Bang Andra.” Warga berharap jalan yang mulus dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan mereka.

Advertisement