Berita

154 Penghargaan Pariwisata Indonesia: Menpar Widiyanti Jelaskan Manfaat Nyata Bagi Rakyat

Advertisement

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa ratusan penghargaan internasional yang diraih sektor pariwisata Indonesia bukan sekadar pajangan, melainkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya pencapaian Kementerian Pariwisata semata.

Manfaat Penghargaan untuk Masyarakat

Penegasan ini disampaikan Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR Saleh Daulay sempat mempertanyakan manfaat konkret dari 154 penghargaan yang telah diraih sektor pariwisata Indonesia. “Tapi rakyatnya dapat apa? Dan ini ada 154. Saya ingin ini dijelaskan satu per satu jenisnya apa saja penghargaan ini dan dampaknya apa untuk rakyat Indonesia,” ujar Saleh dalam rapat kerja pada Rabu (21/1).

Menjawab pertanyaan tersebut dalam rapat kerja berikutnya, Widiyanti memaparkan bahwa penghargaan tersebut adalah buah dari kerja keras bersama. “Hasil kerja di balik penghargaan ini adalah usaha dan kerja keras bersama, tidak hanya dari kami aspek regulator, tapi juga mitra industri yang aktif mempromosikan pariwisata, dan memberikan pelayanan yang baik, pemerintah daerah yang mengembangkan destinasi, serta masyarakat desa yang mengembangkan desa wisata dan lainnya,” jelas Widiyanti pada Rabu (3/2).

Promosi Konkret dan Evaluasi Kinerja

Widiyanti menguraikan bahwa salah satu manfaat utama dari penghargaan ini adalah sebagai alat promosi internasional yang sangat efektif. “Banyak wisatawan yang mencari di mana restoran terbaik, hotel terbaik, dan desa wisata terbaik di dunia,” tuturnya.

Advertisement

Dengan semakin dikenalnya nama Indonesia di kancah internasional melalui penghargaan tersebut, diharapkan minat wisatawan untuk berkunjung akan meningkat. Hal ini secara langsung akan memberikan dampak positif bagi usaha pariwisata, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar yang menyerap banyak tenaga kerja.

Selain itu, penghargaan-penghargaan tersebut juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan kalibrasi kinerja sektor pariwisata. Widiyanti menambahkan bahwa penghargaan yang diterima negara lain dapat menjadi momen refleksi untuk terus meningkatkan kualitas.

Kebanggaan dan Objektivitas Penilaian

Lebih lanjut, Widiyanti menyatakan bahwa penghargaan ini juga menumbuhkan rasa bangga di kalangan seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Ia menegaskan bahwa semua penghargaan yang ditampilkan telah melalui penilaian yang objektif, dengan standar yang jelas, bahkan berdasarkan ulasan dari wisatawan dan tidak dipungut biaya.

Advertisement