Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendesak agar bantuan sapi meugang dari Presiden Prabowo Subianto untuk 1.455 desa korban bencana di Aceh segera disalurkan sebelum bulan Ramadan. Fadhlullah menekankan pentingnya distribusi bantuan ini dilakukan secepat mungkin demi kenyamanan masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci.
Harapan Distribusi Cepat
“Yang kedua mempercepat distribusi daging meugang Pak Kasatgas dari Pak Presiden agar segera diberikan sapi meugang supaya kita bisa distribusi secepat mungkin agar mereka nyaman dan aman dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Fadhlullah saat memberikan paparan di hadapan pimpinan MPR RI di kantor Gubernur Aceh, Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Fadhlullah menjelaskan bahwa data 1.455 desa penerima bantuan daging meugang telah diserahkan kepada Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa tradisi meugang merupakan momen sakral bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadan.
“Sapi meugang, kami mendapatkan laporan dari Pak Kasatgas, Pak Presiden telah menyetujui bahwa 1.455 sapi untuk Aceh. Datanya telah kami sampaikan ke Pak Kasatgas. Ini harapan kami segera bisa cepat. Karena di Aceh punya tradisi, Pak, menjelang bulan Ramadan ada namanya hari meugang. Hari meugang ini sangat sakral bagi orang Aceh, yaitu satu atau dua hari sebelum Ramadan ada hari meugang,” tuturnya.
Kunjungan Pimpinan MPR Diharapkan Percepat Bantuan
Wakil Gubernur Aceh berharap kunjungan pimpinan MPR RI, yang dipimpin langsung oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, dapat mempercepat proses penyaluran bantuan sapi meugang tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 203 kecamatan dan 3.046 desa terdampak bencana di Aceh.
“Harapan kami kepada Bapak Ketua MPR RI dan kepada Pak Kasatgas dan kepada seluruh anggota DPR/MPR RI yang hadir, ini bisa untuk mempercepat dengan kedatangan Bapak Ibu semuanya ke sini,” katanya.
Sebagai informasi, pimpinan MPR RI melakukan kunjungan ke Aceh pada Selasa (10/2/2026). Rombongan pimpinan MPR yang hadir meliputi Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Eddy Soeparno, Edhi Baskoro Yudhoyono, dan AM Akbar Supratman. Turut hadir pula pimpinan dari semua fraksi, yaitu Sonny Tri Danaparamita, Ferdiansyah, Robert Rouw, Chusnunia, dan Anton Sukartono Suratto. Selain itu, hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, anggota DPD Dedi Iskandar Batubara, Kepala BPOM Taruna Ikrar, perwakilan Badan Sosialisasi Abraham Liyanto, Plt Sekjen MPR Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, serta sejumlah staf khusus.






