Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, menunjukkan performa impresif dalam beberapa laga terakhir, menjawab keraguan yang sempat menyelimuti transfernya di awal musim. Pemain berusia 27 tahun ini telah menjadi motor serangan krusial bagi The Gunners, terutama sejak memasuki bulan Januari.
Kebangkitan Performa Gyokeres
Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Gyokeres tercatat terlibat dalam terciptanya delapan gol untuk Arsenal. Rinciannya, ia berhasil mencetak enam gol dan memberikan dua assist. Kontribusi ini sangat kontras dengan catatan tujuh gol dalam 24 penampilan sebelumnya sejak didatangkan dari Sporting CP pada bursa transfer musim panas lalu. Performa awal yang dianggap belum memenuhi ekspektasi inilah yang sempat membuat transfernya dicibir, dengan Arsenal dinilai belum menemukan striker yang benar-benar sesuai.
Arteta Apresiasi Mentalitas Pemain
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian atas kebangkitan performa Gyokeres. Ia menyoroti fokus dan tekad kuat yang ditunjukkan oleh sang pemain dalam menghadapi tekanan dan ekspektasi di klub sebesar Arsenal.
“Yah, ini adalah tipe karakter yang sudah kami perkirakan, dan pastinya ketika Anda memakai seragam kami, itu disertai tanggung jawab besar dan ekspektasi yang berat, dan Anda perlu melalui itu,” ujar Arteta seperti dikutip dari situs resmi klub.
Arteta menambahkan, perjalanan di sepak bola profesional selalu diwarnai pasang surut. “Dan dalam perjalanan di sini, Anda akan menemui momen-momen saat jalannya sangat baik dan jalan lain yang akan berat. Karena, di saat yang sama, Anda punya lawan-lawan yang memainkan perannya dan membuat segalanya sangat sulit.”
Lebih lanjut, juru taktik asal Spanyol itu mengapresiasi mentalitas Gyokeres. “Tapi saya suka karakternya, cara dia menghadapi setiap harinya dan fakta bahwa dia sangat fokus ke hari ini, apa yang harus dia lakukan, dan dia punya tekad tulus untuk membantu tim dalam peran apapun.”
Kebangkitan Gyokeres ini diharapkan dapat menjadi suntikan moral penting bagi Arsenal dalam upaya mereka mengamankan posisi puncak klasemen Liga Inggris hingga akhir musim.






