Aston Villa harus menelan pil pahit setelah gagal memanfaatkan momentum terpelesetnya Arsenal dan Manchester City. Tim asuhan Unai Emery ini justru takluk dari Everton dalam lanjutan Premier League, Minggu (18/1/2026) malam WIB, di kandang mereka sendiri, Villa Park. Kekalahan dengan skor 0-1 ini tidak hanya mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun Villa di kandang, tetapi juga menggagalkan ambisi mereka untuk merangsek ke peringkat kedua klasemen Liga Inggris.
Rentetan Kemenangan Terputus, Posisi Klasemen Tertahan
Hasil minor ini membuat Aston Villa tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 43 poin. Mereka kalah selisih gol dari Manchester City yang berada di posisi kedua, meskipun memiliki jumlah poin yang sama. Jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, kini melebar menjadi tujuh angka.
Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi Emery dan pasukannya yang sebelumnya menunjukkan performa impresif. Rentetan kemenangan di kandang sendiri yang telah dibangun dengan susah payah harus terhenti.
Emery: Kami Belum Jadi Pesaing Lima Besar
Usai pertandingan, manajer Aston Villa, Unai Emery, mengungkapkan kekecewaannya. Dengan raut wajah yang tampak suram, Emery secara terbuka menyatakan bahwa timnya belum layak dianggap sebagai pesaing utama di papan atas klasemen.
“Kami bukan pesaing untuk ada di lima besar. Sekarang memang (ada di lima besar) tapi belum jadi pesaing,” ujar Emery kepada Sky Sports. Ia menambahkan, “Ada tim-tim lain dengan potensi lebih daripada kami.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Emery menyadari masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan timnya untuk bisa bersaing secara konsisten dengan klub-klub elite Liga Inggris.






