Bek Barcelona, Jules Kounde, menegaskan bahwa memenangi Piala Super Spanyol memiliki arti penting dan membawa “tuah” bagi timnya di sisa musim kompetisi. Tren unik menunjukkan bahwa Barcelona selalu berhasil menjuarai LaLiga di akhir musim setelah memenangi trofi Piala Super Spanyol.
Barcelona Bidik Momentum di Piala Super Spanyol 2026
Barcelona akan memulai langkahnya di Piala Super Spanyol 2026 dengan menghadapi Athletic Bilbao pada Selasa (7/1). Pemenang dari pertandingan ini akan berhadapan dengan pemenang laga Derby Madrid antara Real Madrid dan Atletico Madrid di final.
Kounde mengungkapkan keyakinannya akan pentingnya meraih gelar di awal tahun. “Peluang memenangi sebuah titel juara di Januari itu sangat penting… Kurasa sejak kedatanganku di klub, setiap kali kami memenanginya, semuanya berjalan mulus untuk kami setelahnya, dan hal itu memberi kami dorongan semangat,” ujar Kounde kepada Barca One.
Tren Juara LaLiga Pasca Piala Super Spanyol
Sejarah mencatat bahwa Barcelona memiliki korelasi positif antara kesuksesan di Piala Super Spanyol dengan gelar LaLiga. Pada musim 2022/2023, Barcelona sukses menjuarai Piala Super Spanyol setelah mengalahkan Real Madrid 3-1 di final. Gelar tersebut diikuti dengan keberhasilan menjadi juara LaLiga dengan keunggulan empat poin dari Madrid.
Namun, tren ini sempat terputus pada musim 2023/2024. Barcelona harus mengakui keunggulan Real Madrid 1-4 di final Piala Super Spanyol. Hasil ini berlanjut dengan Barcelona yang kembali menjadi runner-up LaLiga, tertinggal 10 poin dari Madrid.
Musim 2024/2025 menjadi bukti kembalinya “tuah” Piala Super Spanyol bagi Barcelona. Di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid 5-2 di final Piala Super Spanyol. Keberhasilan ini kembali diikuti dengan gelar juara LaLiga, di mana Barcelona finis dengan keunggulan empat poin dari Madrid.
Dengan rekam jejak tersebut, Barcelona berambisi memanfaatkan Piala Super Spanyol 2026 sebagai batu loncatan untuk kembali meraih gelar LaLiga di akhir musim.






