Berita

Tragedi Parung Panjang: Bocah SD Tewas Tertabrak KRL Saat Menyeberang Rel

Advertisement

Bogor – Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial MY (10) tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 11.50 WIB, saat korban dalam perjalanan pulang sekolah.

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolsek Parung Panjang AKP Taufik, korban yang merupakan siswa kelas 3 SD tersebut sedang menyeberang rel kereta api bersama teman-temannya. Rute tersebut merupakan jalan yang setiap hari dilalui korban untuk pergi dan pulang sekolah.

“Jadi dia bareng sama teman-temannya, pulang bersamaan, tapi posisi dia ketika mau menyeberang itu posisinya belakangan,” ujar AKP Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Naas, saat hendak menyeberang, korban yang berada di posisi belakang rombongan teman-temannya tertemper KRL yang melintas dengan rute Jakarta-Rangkasbitung.

Advertisement

Kondisi Rel Tanpa Palang Pintu

AKP Taufik menjelaskan bahwa korban merupakan warga sekitar yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Setiap hari, korban dan teman-temannya terbiasa melintasi rel tanpa palang pintu tersebut untuk mencapai sekolah.

“Betul, setiap hari memang lewat situ (menyeberang rel tanpa palang pintu), jadi sekolah dan rumahnya memang tidak jauh, tetapi harus melewati rel kereta api itu,” jelasnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api, terutama di area yang tidak dilengkapi palang pintu.

Advertisement