— Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pernyataan itu disampaikan saat ia menghadiri kegiatan Pembinaan, Ramah Tamah, dan Kurasi Produk Ekonomi Kreatif dan UMKM menjelang peluncuran Pasar Jadoel Reborn Sapta Tirta Pabelan, Sabtu (11/7), di Desa Pabelan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Siti menegaskan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang berperan besar menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Karena itu, ia menekankan perlunya penguatan kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan agar produk mereka memiliki daya saing di tengah persaingan global.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang harus terus didorong agar mampu naik kelas. Produk-produk UMKM harus memiliki kualitas yang baik, legalitas yang jelas, kemasan yang menarik, branding yang kuat, serta mampu memanfaatkan pemasaran digital agar dapat bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Siti Fauziah dalam keterangan yang diterima, Minggu (12/7/2026).

Konsep Pasar Menggabungkan Budaya dan Pariwisata

Siti menilai Pasar Jadoel Reborn Sapta Tirta Pabelan mengusung konsep inovatif karena mengintegrasikan potensi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu kawasan. Menurutnya, model tersebut bisa menjadi contoh pembangunan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

“Saya melihat Pasar Jadoel Reborn memiliki konsep yang sangat baik karena memadukan budaya, pariwisata, dan ekonomi rakyat dalam satu kawasan. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dijaga sehingga mampu menjadi contoh pengembangan wisata berbasis masyarakat yang menggerakkan ekonomi lokal,” kata Siti Fauziah.

Apresiasi Untuk Sinergi Berbagai Pihak

Siti mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas ekonomi kreatif, dunia usaha, dan masyarakat dalam persiapan peluncuran pasar tersebut. Ia menyebut kolaborasi itu sebagai modal penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

Ketua Umum Paguyuban Pasar Jadoel Reborn Sapta Tirta Pabelan, Yonatan Liliek Prihartanto, menyampaikan terima kasih kepada Siti Fauziah dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pembinaan dan kurasi produk ekonomi kreatif.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, waktu, doa, maupun bantuan lainnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan penuh semangat kebersamaan,”

Yonatan menyatakan keberhasilan kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Ia berharap pembinaan dan kurasi produk menjadi langkah awal memperkuat Pasar Jadoel Reborn Sapta Tirta Pabelan sebagai destinasi wisata budaya, pusat ekonomi kreatif, dan wadah pemberdayaan UMKM yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Harapan Pembentukan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Melalui pembinaan dan kurasi produk, penyelenggara berharap terbangun ekosistem ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Dengan sinergi tersebut, Pasar Jadoel Reborn Sapta Tirta Pabelan diharapkan berkembang menjadi salah satu ikon wisata budaya Kabupaten Karanganyar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Pemerintah Kecamatan Matesih, Pemerintah Desa Pabelan, Kapolsek Matesih, Danramil Matesih, Ketua Ekonomi Kreatif Kabupaten Karanganyar, Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Karanganyar, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, serta tokoh masyarakat.