Berita7.co.id — Presiden Prabowo Subianto hadir pada Puncak Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa penentuan tanggal acara dilakukan oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan menyorot kombinasi angka dari tanggal tersebut.
Prabowo merinci proses hitung-hitungan yang menurutnya mengarah pada angka 8, yang identik dengan posisinya sebagai Presiden RI ke-8. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengatur penanggalan acara.
“Ini kebetulan tanya Pak Ferry, ya. Ini dia yang rencanakan. Tanggalnya dia yang pilih. Harinya dia pilih. Tapi saya lihat-lihat ya, ini angka ini menarik, bukan saya yang atur ya,” kata Prabowo saat berpidato di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).
Prabowo kemudian menjabarkan perhitungannya: “Ini adalah Hari Koperasi ke-79, ya. 7 tambah 9, 16 ya. 1 sama 6, 7. 2026, 10 ya. 7 sama 10, 17. 1 sama 7, 8,” jelasnya.
Ia menyatakan kecocokan angka itu sebagai alasan hari baik dan menuturkan bahwa ia tidak mengatur agar angka 8 muncul, sehingga kehadirannya dianggap penting.
“Jadi memang ini hari baik. Saya nggak atur, di mana saya muncul kok ada angka 8, saya nggak mengerti itu. Berarti ada tanda-tanda ini. Makanya saya nggak berani nggak hadir,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memberi ucapan hari ulang tahun untuk gerakan koperasi Indonesia dan menyampaikan dukungan kepada para pelaku koperasi.
“Percaya kepada pemimpinmu! Percaya kepada pemerintahmu! Bersatu semua unsur untuk rakyat, untuk bangsa. Jangan mau dihasut! Jangan mau diatur oleh kelompok-kelompok ekstrem atau bangsa lain! Indonesia kuat! Indonesia hebat! Indonesia maju! Indonesia akan bangkit sebagai negara besar,” tegas Prabowo.
Ikuti Berita7.co.id
