— Beberapa saham hasil penawaran umum perdana (IPO) mengalami tekanan pada sesi I perdagangan Kamis, 9 Juli 2026. Pergerakan berbeda terlihat antar emiten yang baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Salah satu yang terpukul adalah PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), yang baru tercatat pada 8 Juli 2026. Setelah sempat ditutup melesat 17,02% pada hari pencatatan, saham EMMI pada sesi I 9 Juli diparkir turun 10,55% ke Rp 492.

Aktivitas Perdagangan EMMI

Pada jeda siang, tercatat 304,87 juta saham EMMI berpindah tangan dengan frekuensi 124.456 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 148,19 miliar.

Nasib serupa dialami PT Nitrasanata Dhama Tbk (JECX). Saham yang mulai tercatat pada 7 Juli itu sempat menguat tajam pada hari-hari awal—naik 24,80% pada hari pertama listing dan 25% pada 8 Juli—namun pada sesi I 9 Juli tercatat tertekan, turun 14,87% ke level Rp 1.660.

Perkembangan Emiten Lain

PT Bach Multi Global Tbk (BACH), yang melakukan pencatatan perdana pada 8 Juli dan sempat melesat 24,43%, awal sesi I pada 9 Juli sempat berada pada status auto reject atas (ARA). Namun hingga jeda siang, kenaikannya susut menjadi 10% ke Rp 605.

Di sisi lain, beberapa emiten IPO menunjukkan performa kuat. PT Niramas Utama Tbk (JELI), yang listing pada 7 Juli, tercatat selalu pada status ARA hingga jeda sesi I 9 Juli.

PT Prodia Diagnostic Linet Tbk (PRDL) yang melakukan pencatatan pada 9 Juli juga mencatatkan penguatan signifikan. Hingga jeda siang, saham PRDL menguat 35% ke Rp 162.

Sementara itu, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) dijadwalkan melakukan listing perdana pada 10 Juli. Saat proses IPO, antrean beli saham RANS sempat terpantau menembus lebih dari 1 juta antrean.