AS Roma menunjukkan rekor yang kurang memuaskan dalam pertandingan head to head melawan tim-tim papan atas Serie A musim ini. Gelandang Roma, Bryan Cristante, membeberkan analisisnya mengenai performa timnya.
Persaingan Ketat di Papan Atas
Saat ini, AS Roma menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia, bersaing ketat dengan tim-tim di jajaran teratas. Tim berjuluk I Lupi ini hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, dengan satu pertandingan lebih yang belum dimainkan.
Dalam empat pertemuan melawan tim-tim kuat seperti Inter Milan, AC Milan, Napoli, dan Juventus, Roma tercatat selalu menelan kekalahan. Situasi ini menjadi sorotan, terutama mengingat ambisi Roma untuk bersaing di level tertinggi.
Analisis Cristante: Kurang Gol dan Detail
Bryan Cristante mengakui bahwa timnya sebenarnya telah menampilkan permainan yang baik dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan dalam durasi yang cukup lama. Namun, ia menyoroti satu aspek krusial yang menjadi pembeda.
“Pertandingan head to head? Kami kurang sedikit detail,” ujar Cristante kepada Sky Sport. “Kami main bagus, memegang kendali permainan dalam waktu yang lama. Kami kurang gol, tapi kami sedang memperbaikinya.”
Pernyataan Cristante mengindikasikan bahwa meskipun secara taktik dan penguasaan bola tim sudah mumpuni, penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi.
Catatan Positif di Akhir 2025
Meskipun demikian, Roma menutup tahun 2025 dengan catatan positif sebagai tim dengan jumlah kemenangan terbanyak di Serie A dalam satu tahun kalender. Paulo Dybala dan rekan-rekannya berhasil membukukan 26 kemenangan.
“Itu berarti kami di jalur yang tepat. Itu tidak berarti banyak karena itu dua liga yang berbeda, tapi memberi kami rasa percaya diri,” ungkap Cristante mengenai pencapaian tersebut. Ia menambahkan, “Kami harus terus seperti ini di paruh kedua musim.”
Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi Roma untuk menghadapi paruh kedua musim kompetisi dengan performa yang lebih konsisten, terutama dalam laga-laga krusial melawan rival langsung.






