Berita7.co.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pemerintah akan memperbanyak fasilitas olahraga di ruang terbuka untuk menekan angka tawuran. Rencana itu mencakup pembangunan lapangan sepak bola, arena skateboard, dan ring tinju di sejumlah lokasi.
Pramono menyebut penyediaan sarana kegiatan positif menjadi langkah strategis untuk mengurangi aksi kekerasan antarkelompok. “Untuk tawuran di Jakarta, tentunya kami berusaha untuk mengurangi. Maka dari itu kami siapkan fasilitas, misalnya tempat untuk bermain bola, bermain skateboard, ring tinju di beberapa tempat,” ujar Pramono di Kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).
Meskipun demikian, Gubernur mengakui tawuran masih terjadi di sejumlah wilayah ibu kota. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah kota melakukan pendekatan kepada masyarakat agar insiden serupa dapat ditekan.
“Tetapi memang masih ada dan saya mendapatkan laporan itu, sehingga dengan demikian saya minta kepada jajaran terkait, terutama wali kota setempat, untuk melakukan pendekatan agar tawuran pelan-pelan bisa kita kurangi,” kata Pramono.
Kasus Tawuran Terbaru
Baru-baru ini terjadi tawuran antara dua kelompok, Geng Salak dan Kujang Mampang, yang menewaskan seorang pelajar berinisial MFR di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Peristiwa itu berlangsung pada Minggu (14/6) sekitar pukul 02.30 WIB.
Polisi menangkap empat pelaku terkait kejadian tersebut. Dari jumlah itu, tiga tersangka ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) dengan inisial APK, AFF, dan RSR; satu tersangka lain bernama Dimas Nanda Pamungkas.
Ikuti Berita7.co.id
