Berita7.co.id — Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyatakan akan melakukan penggeledahan tambahan terkait tiga perkara dugaan korupsi besar. Ketiga perkara itu meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara, kasus ASABRI, dan perkara terkait penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI anak usaha Krakatau Steel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidikan masih berjalan dinamis dan penyidik akan memanggil saksi serta menelusuri titik-titik lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Rangkaian Penggeledahan Terbaru
Pada Rabu (8/7), penyidik menggeledah beberapa lokasi, antara lain sebuah money changer dan Cafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di Bogor, Jawa Barat.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penggeledahan itu, termasuk emas batangan dan valuta asing senilai miliaran rupiah. Di salah satu lokasi, penyidik terlihat membawa koper besar, tas jinjing berwarna kuning, serta monitor komputer.
Irjen Totok Suharyanto menyatakan pengusutan tiga perkara tersebut dilakukan bersama melalui skema joint investigation antara Kortastipidkor dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Proses Penyidikan dan Langkah Selanjutnya
“Kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian. Proses penyidikan ini terus berjalan dan ini secara dinamis,” ujar Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Dia menambahkan bahwa dalam proses penyidikan akan ada pemanggilan saksi tambahan serta penggeledahan di lokasi-lokasi lain yang terkait. “Dalam proses nanti akan ada saksi-saksi lain, termasuk tempat-tempat titik yang akan dilakukan penggeledahan pasti akan kami informasikan,” kata Budi.
Atensi Presiden
Kombes Budi menegaskan penyelidikan ketiga dugaan korupsi tersebut merupakan perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Budi, rangkaian penggeledahan merupakan bagian dari upaya menemukan dan mengumpulkan barang bukti untuk kelengkapan proses penyidikan, yang mencakup dugaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang terkait perkara batu bara PLN yang memicu blackout, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Ikuti Berita7.co.id
