— Warga Kampung Sentak Dulang, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, menghadapi kesulitan air bersih yang berdampak pada sanitasi dan kesehatan masyarakat.

Akibat kelangkaan air, warga kerap tidak mandi dan mengalami masalah kesehatan seperti gatal-gatal dan diare, terutama pada anak-anak.

Warga Rentan Sakit Karena Minim Air

Tokoh masyarakat Sentak Dulang, Ujang Rahmat, mengatakan minimnya pasokan air bersih berpengaruh pada upaya kebersihan warga dan kualitas sanitasi. Dampaknya terasa pada kesehatan anak-anak.

“Ini salah satu yang bikin stunting. Udah susah air bersih, toiletnya nggak punya saluran pembuangan. Kandang hewan peliharaan deket banget sama rumah,” kata Ujang.

Penyebab dan Pengawasan Penggunaan Air

Ujang menyebutkan ada faktor internal yang memperparah ketersediaan air. Ia menyinggung adanya warga yang boros dan tindakan memotong selang yang mengganggu distribusi bagi warga lain.

“Nantinya ada pengecekan dan pengawasan penggunaan air yang akan dibebankan ke warga. Ini sistemnya, gimana supaya warga disiplin untuk segera mematikan kran dan tidak memotong selang,” kata Ujang.

Rencana Teknis Distribusi Baru

Sistem distribusi yang direncanakan akan memasang water meter di tiap rumah sehingga warga membayar sesuai jumlah pemakaian dengan tarif Rp 3.000 per kubik. Petugas akan mengecek dan menagih penggunaan air setiap bulan.

Saluran distribusi akan menggunakan selang HDPE yang lebih tebal agar tidak mudah dipotong. Selain itu, disiapkan toren berkapasitas 5.000 liter untuk menstabilkan pasokan dan membantu mesin menyediakan air sesuai kebutuhan.

Perbaikan teknis ini ditujukan untuk melayani sekitar 90–125 kepala keluarga dengan harapan sistem lebih tahan lama dan kualitas terjaga.

Harapan Peningkatan Kualitas Hidup

Faiz Manshur, Pembina Yayasan Odesa, juga menyampaikan harapan serupa terkait penyediaan air bersih bagi warga. Dengan kecukupan air, diharapkan sanitasi dan standar kesehatan warga meningkat sehingga berdampak positif pada kondisi ekonomi masyarakat.

Pihak yang peduli diajak membantu melalui saluran donasi di berbuatbaik.id, di mana disebutkan dana 100% tersalurkan kepada penerima tanpa potongan.