— Seorang penghuni kos pria ditemukan meninggal dunia di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, setelah lima hari tidak keluar dari kamarnya.

Jenazah korban ditemukan setelah warga melaporkan adanya bau menyengat dari kamar tersebut dan petugas kemudian membuka paksa pintu kamar.

Pelaporan Warga dan Penemuan Jenazah

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi menjelaskan proses awal penanganan yang dilakukan polisi.

“Di TKP (tempat kejadian perkara) itu kan ada bau tidak sedap begitu , biar nggak salah hubungi polisi. Bersama warga, petugas buka paksa lah pintu itu,” kata dia, Rabu (15/7/2026).

Jenazah ditemukan pada hari Selasa (14/7). Setelah petugas membuka paksa pintu kamar, korban sudah tidak bernyawa.

Keterangan Lingkungan Sekitar

Berdasarkan keterangan lingkungan, korban sempat mengeluh sakit kepada penjaga kos pada hari Jumat sebelum ditemukan meninggal.

“Jadi setelah nyari informasi dari lingkungan kos itu, dapat informasi bahwa hari Jumat itu si korban mengeluh sakit sama yang jaga kos ya,” ungkapnya.

Selain itu, pada hari Minggu terdengar korban batuk-batuk di dalam kamar. Korban tinggal seorang diri di kamar kos tersebut.

Proses Identifikasi dan Dugaan Penyebab

Polisi menghubungi tim identifikasi dan korban dibawa ke rumah sakit. Menurut AKP Joko Adi, sementara itu pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Jadi setelah kejadian yang dilakukan polisi menghubungi identifikasi, kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan sementara dilihat pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, sementara itu,” bebernya.

Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan oleh pihak rumah sakit, dan dugaan sementara menyebutkan penyebab meninggal dunia korban karena sakit.

“Sementara seperti itu (sakit), dan kemudian dari hasil interogasi lingkungan dan dari keluarga,” pungkasnya.