— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak menguat pada pembukaan sesi I Jumat (10/7/2026). IHSG tercatat naik 23,59 poin atau 0,4% ke posisi 5.936,03, dengan rentang pergerakan 5.932–5.946 pada pagi hari.

Perdagangan awal menunjukkan sentimen positif, tercermin dari jumlah saham yang menguat lebih banyak dibanding yang terkoreksi.

Pergerakan Saham Baru Melantai

Salah satu sorotan pasar adalah saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia. Pada awal perdagangan, saham RANS langsung mentok pada batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam daftar top gainers.

Harga saham RANS tercatat melonjak 34,12% menjadi Rp228 per saham dalam menit-menit awal perdagangan.

Aktivitas Perdagangan

Berdasarkan data RTI, volume perdagangan mencapai 429,16 juta saham dengan nilai transaksi Rp307,73 miliar. Frekuensi perdagangan pada saat laporan ini dibuat mencapai 177.591 kali transaksi.

Secara keseluruhan, 289 saham tercatat menguat, 92 saham terkoreksi, dan 243 saham stagnan.

Saham Lain yang Melonjak

Selain RANS, saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) juga langsung mentok ARA setelah melesat 34,57% menjadi Rp218. Saham top gainers lainnya antara lain PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 18,1% ke Rp2.740, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik 9,19% ke Rp202, dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) menguat 8,74% ke Rp112.

Pandangan Analis

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG pada hari ini akan melanjutkan penguatan, dengan support di 5.840 dan resistance di 5.984. Dalam risetnya, perusahaan sekuritas tersebut mencatatkan candle terakhir IHSG berbentuk bullish, mendekati MA5 dan MA20, serta indikator MACD yang mengalami golden cross.

“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas. Perusahaan tersebut merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk hari ini, yakni BRMS, TPIA, EMTK, dan LSIP.

Pagi ini, mayoritas bursa regional juga menunjukkan penguatan, dengan Indeks Nikkei 225 naik 1,83% dan Kospi melonjak 1,4% pada saat laporan dibuat.