Paris, CNN Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memberikan respons tegas terkait komentar striker Ousmane Dembele usai kekalahan timnya dari Rennes. Enrique menegaskan bahwa tidak ada pemain di dalam skuadnya yang memiliki status lebih besar dari klub.
Kekalahan dari Rennes dan Geser Posisi Klasemen
Pernyataan Enrique ini muncul sebagai tanggapan atas komentar Dembele setelah PSG dihajar Rennes dengan skor 1-3 di Roazhon Park pada Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut, ditambah dengan kemenangan 5-0 yang diraih Lens atas Paris FC sehari kemudian, membuat PSG harus tergusur dari puncak klasemen sementara Liga Prancis.
Komentar Dembele dan Respons Enrique
Usai pertandingan melawan Rennes, Dembele menilai bahwa PSG terlalu bermain secara individualistis dan mengabaikan kepentingan tim yang menjadi kunci kesuksesan mereka musim lalu. Menanggapi hal ini, Enrique menyatakan bahwa komentar para pemain setelah laga tidak memiliki nilai.
“Pernyataan para pemain usai laga tak berarti apa-apa. Sama sekali tidak ada nilainya,” ujar Enrique dalam konferensi pers pada Senin (16/2), seperti dikutip dari ESPN. “(Begitu pula) pernyataan para pelatih, tetapi pernyataan para pemain tak ada nilainya. Saya tak akan menjawab pertanyaan apa pun dari pemain, tanggapan apa pun dari pemain.”
Prioritas Klub di Atas Individu
Lebih lanjut, Enrique menekankan komitmennya untuk menjaga integritas klub di atas kepentingan individu pemain.
“Saya takkan pernah membiarkan pemain mana pun berada di atas klub. Jadi, itu jelas. Saya adalah orang yang bertanggung jawab atas tim. Saya takkan membiarkan pemain mana pun berpikir bahwa dia lebih penting daripada klub. Bukan saya, bukan direktur olahraga, bukan presiden,” tegasnya.
Enrique menambahkan bahwa komentar-komentar tersebut merupakan luapan emosi sesaat setelah pertandingan dan tidak akan memberikan dampak negatif jangka panjang bagi tim.
“Jadi pernyataan-pernyataan ini tidak ada nilainya. Itu adalah hasil dari kemarahan usai laga, dan saya pikir itu jelas. Kita tidak akan rugi apa pun.”
Fokus pada Liga Champions
PSG kini dituntut untuk segera bangkit. Mereka akan menghadapi ujian berat di leg pertama playoff 16 besar Liga Champions melawan tuan rumah AS Monaco pada Rabu (18/2) pukul 03.00 WIB. PSG sendiri merupakan juara bertahan di kompetisi tersebut.






