Sepakbola

Liverpool Terpuruk: Van Dijk Akui Inkonsistensi Jadi Masalah Utama Musim Ini

Advertisement

Rentetan hasil minor terus menghantui Liverpool di ajang Premier League. Kapten tim, Virgil van Dijk, secara terbuka menyoroti masalah utama yang dihadapi timnya musim ini, yakni inkonsistensi performa.

Kekalahan Dramatis dari Bournemouth

Dalam pertandingan yang digelar di Vitality Stadium pada Minggu (25/1/2026) dini hari WIB, Liverpool kembali menelan kekalahan pahit. Bournemouth tampil impresif dan berhasil unggul 2-1 di babak pertama melalui gol Evanilson dan Alex Jimenez, yang hanya mampu dibalas satu gol oleh Virgil van Dijk. Skor sempat imbang 2-2 di babak kedua berkat tendangan bebas Dominik Szoboszlai, namun Bournemouth memastikan kemenangan 3-2 melalui gol Amine Adli di masa injury time.

Kekalahan ini menambah catatan buruk Liverpool yang kini gagal meraih kemenangan dalam lima laga beruntun di Premier League, dengan empat pertandingan di antaranya berakhir imbang. Performa yang naik turun ini menjadi perhatian serius bagi pelatih Arne Slot.

Van Dijk Ungkap Kebutuhan Konsistensi

Virgil van Dijk menyatakan bahwa timnya berjuang keras untuk menemukan konsistensi dalam setiap pertandingan. Ia mengakui bahwa meskipun kekompakan tim tidak diragukan, performa yang stabil masih menjadi PR besar yang harus segera diatasi.

Advertisement

“Kalah tidak pernah terasa menyenangkan, terutama bagi pemain Liverpool. Musim ini kami berusaha untuk menemukan konsistensi,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports.

Lebih lanjut, bek asal Belanda itu menegaskan, “Saya rasa tidak ada keraguan tentang kekompakan kami, tetapi konsistensi yang kami cari masih perlu ditemukan. Itu adalah sesuatu yang harus kami atasi dan kami ingin tampil dan kami ingin memenangkan pertandingan.”

Perjuangan Liverpool untuk bangkit dari tren negatif ini akan menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan mendatang, terutama mengingat mereka baru saja meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Marseille di Liga Champions pada tengah pekan lalu, yang seharusnya menjadi modal penyemangat.

Advertisement