Bantul – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dengan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan ini disampaikan saat Kapolri menghadiri kegiatan latihan instruktur dan kursus pelatih II GP Ansor, Banser, dan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor tahun 2026 di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026).
Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk bekerja sama dan bahu-membahu dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), Ansor, dan Banser. “Saya minta dan saya perintahkan pada seluruh jajaran (Polri) untuk bisa bekerja sama, bahu-membahu dengan teman-teman dari NU, dari Ansor, dari Banser. Kolaborasi yang baik mulai tingkat bawah sampai pusat sehingga ini menjadi satu kekuatan bersama untuk menjaga stabilitas kamtibmas,” tegas Kapolri dalam pembekalannya.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti rekam jejak historis Ansor-Banser dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia juga menekankan peran vital kader Ansor dan Banser dalam mengisi kemerdekaan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini dinilai krusial agar Indonesia mampu mengelola kekayaan sumber daya alamnya sendiri demi mencapai swasembada pangan dan energi.
Di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu, Kapolri memaparkan bahwa ekonomi Indonesia masih relatif stabil dengan pertumbuhan di angka 5,11 persen. Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa. “Harapan kita teman-teman bisa aktif untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan rekan-rekan terlibat langsung dalam seluruh kegiatan-kegiatan dan program pemerintah untuk menjaga stabilitas kamtibmas, untuk menjaga agar negara kita tetap kondusif,” tambahnya.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh sedikitnya 5.050 kader Banser dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Turut hadir pula Ketua Umum PP GP Ansor H Addin Jauharudin, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, dan Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono.






