— Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp456,6 miliar pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/7/2026). Tekanan jual terbesar terpusat pada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Data BEI yang dirangkum menunjukkan pemindahan kepemilikan oleh investor asing pada kedua emiten tersebut berlangsung melalui pasar reguler dengan volume transaksi yang signifikan.

Tekanan Jual di MAPI

Asing mencatat net sell pada saham MAPI sebesar Rp237,4 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I, dengan volume mencapai 156 juta saham.

Perdagangan di MAPI berlangsung melemah; hingga pelaporan ini, harga saham turun 1,3% ke level Rp1.515. Dalam sebulan terakhir MAPI tercatat menguat 2%, sementara secara year to date (ytd) mencatat kenaikan 30%.

Menurut data IDX, total perdagangan saham MAPI mencapai 176,8 juta saham dengan frekuensi 1,98 ribu kali dan nilai transaksi sekitar Rp269 miliar. Aksi jual asing pada MAPI melanjutkan pola dari perdagangan sebelumnya, ketika pada Selasa (7/7/2026) tercatat net sell asing sebesar Rp71,5 miliar.

Penjualan Bersih Pada BBRI

Di sisi lain, asing juga melakukan net sell pada saham BBRI senilai Rp101,4 miliar pada sesi I, dengan volume transaksi sebanyak 36 juta saham.

Saham BBRI mengalami tekanan harga dan tercatat melemah 2,1% ke level Rp2.800 hingga berita ini disusun. Dalam kurun sebulan terakhir BBRI menguat 2,1%, namun secara year to date tercatat turun 23,5%.

Data IDX mencatat total 134,2 juta saham BBRI diperdagangkan dengan frekuensi 26,1 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp378,3 miliar. Kondisi ini berbeda dari perdagangan Selasa (7/7/2026) ketika asing justru mencatat net buy sebesar Rp54,2 miliar pada saham BBRI.