Jakarta – Gelandang Galatasaray, Ilkay Gundogan, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk menjelang pertandingan melawan mantan klubnya, Manchester City. Laga ini akan menjadi reuni emosional bagi Gundogan yang pernah membela The Citizens selama bertahun-tahun.
Reuni Emosional di Etihad Stadium
Pertandingan antara Manchester City dan Galatasaray dijadwalkan berlangsung di Etihad Stadium pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, sebagai bagian dari matchday terakhir fase grup Liga Champions. Gundogan, yang bergabung dengan Galatasaray pada September 2025 setelah kontraknya di City berakhir, akan kembali ke stadion yang telah menjadi saksi bisu banyak momen penting dalam kariernya.
Gundogan memperkuat Manchester City dalam dua periode, yaitu dari tahun 2016 hingga 2023, dan kemudian kembali pada periode 2024 hingga 2025. Pengalaman panjangnya di klub tersebut membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para pemain dan staf pelatih.
Perasaan Gundogan Menjelang Laga
“Ini akan menjadi pertandingan yang aneh bagi saya, melawan teman-teman lama, melawan mantan pelatih yang sangat dekat dengan saya,” ujar Gundogan seperti dikutip dari situs resmi UEFA. Ia menambahkan, “Bermain di stadion ini akan sangat spesial. Saya sangat menantikannya dan semoga kami bisa kembali ke Istanbul dengan performa yang bagus dan hasil yang baik.”
Peluang Galatasaray di Liga Champions
Saat ini, Galatasaray menempati peringkat ke-17 dalam klasemen Liga Champions. Klub asal Turki tersebut masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar melalui jalur play-off, menjadikan pertandingan melawan Manchester City ini sangat krusial bagi ambisi mereka di kompetisi Eropa.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Galatasaray, tetapi juga momen nostalgia bagi Ilkay Gundogan yang akan menghadapi klub yang telah membentuk sebagian besar karier profesionalnya.






