Bulutangkis

Cedera ACL, Rehan Naufal Kusharjanto Serahkan Keputusan Partner Gloria ke Pelatih

Advertisement

JAKARTA – Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto, tengah menjalani masa pemulihan pascaoperasi cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang dideritanya pada Agustus lalu. Kondisi ini membuat ia harus berpisah sementara dengan pasangannya, Gloria Emanuelle Widjaja, yang kini berduet dengan atlet Singapura, Terry Hee. Debut Gloria dan Terry terjadi di ajang Indonesia Masters 2026.

Rehan menyatakan bahwa ia telah memberikan izin kepada Gloria untuk mencari pasangan lain selama masa penyembuhannya. “Iya, saya juga memang suruh cari daripada enggak ada partner, carilah siapa, saya bilang gitu. Daripada menunggu saya, karena saya bilang enggak tahu bisa comeback atau enggak. Saya enggak tahu juga bisa main seperti dulu lagi atau enggak,” ujar Rehan saat ditemui di kawasan Senayan, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, “Makanya kalau emang Kak Glo sama dia (Terry) bagus, lanjutkan saja enggak apa-apa. Enggak usah mikirin saya gitu. Masih ada jalan lain gitu. Seandainya alhamdullilahnya saya bisa main kayak dulu lagi? Kak Glo bisa balik lagi sama saya lagi? Ya, bersyukur.”

Proses pemulihan Rehan sejatinya berjalan sesuai perkiraan dokter, yang memperkirakan enam bulan pascaoperasi. Hal ini berarti Rehan seharusnya sudah bisa kembali berlatih penuh dan berpotensi mengikuti pertandingan. Namun, Rehan memilih untuk tidak terburu-buru dan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai kapan ia bisa kembali bertanding kepada tim dokter dan pelatih.

“Ya harapannya pasti begitu. Pasti pelatih juga inginnya kalau bisa Indonesia Open ya first debutnya (comeback) lah. Tapi balik lagi bagaimana nanti kondisinya,” tutur Rehan.

Advertisement

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian agar tidak memperparah cedera. “Kalau sudah oke, bisa lebih cepat ya lebih bagus juga gitu kan. Ya saya enggak mau buru-buru, karena takutnya nanti malah nambah-nambah sakit lagi takut kena lagi saja.”

Rehan mengungkapkan target pribadinya untuk bisa kembali berlatih secara maksimal pada bulan Maret. Namun, ia masih menunggu konfirmasi dari tim dokter. “Ada targetnya sih sebenarnya, harapannya Maret justru sudah bisa latihan maksimal. Tapi kita harusnya harus ketemu dokter lagi nanti. Kalau dokter sudah bilang oke tesnya, sudah oke semuanya baru kita jalanin.”

Mengenai kepastian pasangan di masa mendatang, Rehan menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih. “Kalau soal partner, mungkin nanti biar urusannya pelatih saja. Yang penting kan ya saya fokus sama diri saya sendiri dulu. Saya fokus recovery,” tegas Rehan.

Pada akhir tahun 2025, Rehan/Gloria berhasil menembus peringkat 15 besar dunia. Prestasi tersebut diraih berkat gelar juara Polish Open, serta posisi runner-up di Orleans Masters dan German Open.

Advertisement