Nasib kontras dialami tiga wakil Italia di Liga Champions 2025/2026. Napoli, Juventus, dan Inter Milan yang tampil dominan di Serie A, kini justru berada di ambang pintu keluar dari kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa tersebut.
Siaga 1 di Eropa, Sangar di Serie A
Perjalanan ketiga tim Italia di Liga Champions musim ini diwarnai drama. Laga pamungkas fase grup yang akan digelar pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB menjadi penentu nasib mereka. Skenario terburuknya adalah tersingkir lebih awal dari panggung Eropa.
Musim ini, Italia diwakili oleh empat tim di Liga Champions: Napoli, Inter Milan, Atalanta, dan Juventus. Di kompetisi domestik, performa Inter Milan sangat impresif dengan memimpin klasemen Serie A dengan 52 poin. Napoli dan Juventus juga stabil di lima besar, masing-masing dengan 43 dan 42 poin.
Namun, performa di Eropa sangat berbeda. Ketiga tim tersebut kini menghadapi laga penentu di matchday terakhir fase grup Liga Champions, meskipun tingkat urgensinya bervariasi.
Inter Milan: Belum Aman, Masih Rawan
Inter Milan saat ini menempati peringkat ke-14 klasemen Liga Champions dengan 12 poin. Secara matematis, Nerazzurri masih berada di zona play-off. Akan tetapi, jarak poin dengan tim-tim di bawahnya sangat tipis.
Hasil yang kurang konsisten membuat posisi Inter belum sepenuhnya aman. Satu kekalahan di laga penutup berpotensi membuat mereka melorot dan keluar dari zona play-off. Situasi ini sangat kontras dengan performa mereka di Serie A yang menjadikannya kandidat kuat peraih Scudetto.
Juventus: Kelewat Hobi Seri
Juventus menjadi tim dengan catatan hasil seri terbanyak di Liga Champions musim ini, yakni tiga kali dalam tujuh matchday. Bersama lima tim lain, Bianconeri mendominasi statistik ini.
Di klasemen Liga Champions, Juventus kini berada di peringkat ke-15 dengan 12 poin. Peluang untuk lolos langsung ke babak 16 besar sangat kecil, bahkan mengamankan tiket play-off pun belum sepenuhnya pasti. Jika terpeleset di laga terakhir, Juventus berisiko terlempar dari zona aman.
Napoli: Di Ujung Tanduk
Situasi paling genting dialami Napoli. Partenopei terpuruk di peringkat ke-25 klasemen Liga Champions dengan hanya 8 poin, yang berarti berada tepat di zona eliminasi.
Sesuai regulasi, peringkat 25 hingga 36 berarti tersingkir langsung dari Liga Champions. Napoli wajib meraih kemenangan di matchday terakhir, sembari berharap hasil laga lain berpihak kepada mereka. Dengan selisih gol yang kurang menguntungkan, nasib Napoli tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Ini menjadi ironi bagi tim yang tampil konsisten di papan atas Serie A dan bahkan menjadi juara musim lalu.
Atalanta Bagaimana?
Situasi Atalanta di Liga Champions musim ini juga belum sepenuhnya aman. La Dea menempati posisi ke-13 klasemen dengan 13 poin, hanya satu angka lebih banyak dari Inter dan Juventus. Namun, performa Atalanta di Serie A musim ini tidak sekonsisten Napoli, Juventus, dan Inter Milan. Mereka saat ini berada di posisi ketujuh klasemen Serie A, sehingga situasinya di Liga Champions tidak sekontras trio tersebut.






