Berita7 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak melemah pada pembukaan sesi I, Kamis (9/7/2026). IHSG tercatat turun 7,6 poin atau 0,13% ke posisi 5.865,76, dengan rentang pergerakan 5.842 hingga 5.870 pada pagi hari.
Meski mayoritas indeks turun, lima saham justru mencatatkan penguatan signifikan dan menempati posisi top gainers, termasuk dua emiten yang mencapai batas auto rejection atas (ARA).
Data Perdagangan dan Komposisi Saham
Berdasarkan data RTI pada menit-menit awal perdagangan, jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 654,23 juta unit dengan nilai transaksi sebesar Rp 346,81 miliar. Frekuensi transaksi tercatat 91.995 kali.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 173 saham menguat, 228 saham terkoreksi, dan 218 saham stagnan.
Prediksi dan Analisis Reliance Sekuritas
Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG akan melemah dan bergerak di kisaran support 5.806 serta resistance 5.934 untuk hari ini. Rumah riset itu mencatatkan kondisi pasar luar negeri pada pagi hari: Indeks Nikkei 225 menguat 2,17% dan Kospi naik 3,56%.
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menyatakan candle terakhir IHSG berbentuk black marubozu (pola bearish), berada di bawah MA5 dan MA20, dengan indikator Stochastic menunjukkan dead cross. “Dengan demikian, IHSG hari ini diprediksi mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.
Reliance Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk diperhatikan hari ini, yaitu AKRA, ITMG, ESSA, dan TLKM.
Daftar Top Gainers
Pada pembukaan sesi I, lima saham memimpin daftar top gainers dengan kenaikan harga antara 12% hingga 24%.
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) melonjak 24,91% menjadi Rp 1.755 (mentok ARA).
- PT Bach Multi Global Tbk (BACH) melesat 24,55% menjadi Rp 685 (mentok ARA).
- PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) naik 23,75% ke Rp 198.
- PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) meningkat 20,78% ke Rp 93.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 12,5% ke Rp 90.
Ikuti Berita7
