— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39,07 poin atau 0,67% ke level 5.912,4 pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Kenaikan didorong oleh lonjakan beberapa saham, termasuk perusahaan dalam indeks LQ45.

Pergerakan pasar hari ini didominasi sentimen positif pada sejumlah emiten sekaligus aktivitas transaksi yang tetap tinggi.

Di antara saham LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) tercatat naik 11,4% dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 6,6%. Beberapa saham lain melesat signifikan dan menempati daftar top gainers.

Secara kumulatif, 338 saham menguat, 296 saham turun, dan 330 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 12,05 triliun.

Mayoritas sektor berhasil menguat pada penutupan hari ini. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 2,1%, diikuti sektor perindustrian 1,32% dan sektor transportasi 1,03%.

Sektor lain yang mencatat penguatan antara lain barang konsumen non-primer 0,84%, energi 0,83%, keuangan 0,82%, barang konsumen primer 0,72%, dan teknologi 0,13%. Sebaliknya, sektor kesehatan turun 1,24%, properti 0,32%, dan infrastruktur 0,13%.

Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat bahwa kenaikan IHSG berlangsung di tengah pergerakan bursa Asia yang variatif akibat meningkatnya tensi geopolitik setelah militer Amerika Serikat mengonfirmasi serangan terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut. Iran pada gilirannya mengancam akan melancarkan operasi balasan besar-besaran terhadap pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, yang mendorong kenaikan harga minyak dunia dan menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi.

Pilarmas menambahkan, risalah rapat Federal Reserve (The Fed) pada Juni menunjukkan hanya sebagian kecil pejabat yang mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut. Pasar saat ini masih memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga acuan The Fed sebelum akhir 2026.

Dari dalam negeri, sentimen positif juga datang dari proyeksi Asian Development Bank (ADB) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap stabil di level 5,2% pada 2026 dan 2027.

Cuan Besar

Pada hari yang sama, terdapat lima saham yang mencatat kenaikan harga terbesar antara 18% hingga 35%.

  • PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 35% menjadi Rp 162.
  • PT Niramas Utama Tbk (JELI) naik 24,9% menjadi Rp 1.755.
  • PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) meningkat 23,6% menjadi Rp 785.
  • PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) terkerek 22,08% menjadi Rp 94.
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) terangkat 18,23% menjadi Rp 1.200.

Di sisi pelemahan, beberapa saham tercatat anjlok dua digit pada penutupan hari ini.

  • PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) jatuh 14,87% menjadi Rp 1.660.
  • PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) turun 14,5% menjadi Rp 330.
  • PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) merosot 14,4% menjadi Rp 77.
  • PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) terkoreksi 12,57% menjadi Rp 730.
  • PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) turun 10,71% menjadi Rp 75.