Berita7 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi I, Rabu (8/7/2026). Pada pembukaan tercatat indeks turun 2,31 poin atau 0,04% ke posisi 5.984,18, dengan rentang pergerakan 5.955–5.984 pada pagi hari.
Meski mayoritas saham mengalami koreksi, ada lima saham yang justru mencatat kenaikan signifikan pada awal perdagangan, termasuk tiga saham yang menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Data perdagangan awal menunjukkan sebanyak 799,92 juta saham berpindah tangan dengan nilai transaksi Rp 439,39 miliar dan frekuensi perdagangan 107.587 kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 158 mencatat kenaikan, 253 melemah, dan 227 stagnan.
Prediksi Pasar dan Faktor Global
Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini dengan rentang support di 5.890 dan resistance di 6.045. Lembaga itu mencatat mayoritas bursa Asia pagi ini juga bergerak turun, termasuk Indeks Nikkei 225 melemah 0,67% dan Kospi turun 0,1%.
Secara teknikal, menurut Reliance Sekuritas, candle terakhir IHSG berbentuk bullish dan berhasil menembus MA20, disertai indikator Stochastic yang membentuk golden cross. Namun, meningkatnya ketegangan perang antara Iran dan AS disebut turut menekan bursa global.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.
Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan untuk hari ini, yaitu MEDC, ENRG, ELSA, dan TINS.
Top Gainers
Pada awal sesi I, lima saham tercatat sebagai top gainers dengan lonjakan harga antara 19% hingga 33%. Tiga di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA).
- PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) naik 33,33% menjadi Rp 76.
- PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) melonjak 25% menjadi Rp 1.950 (ARA).
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) melejit 24,89% menjadi Rp 1.405 (ARA).
- PT Bach Multi Global Tbk (BACH) melesat 24,43% menjadi Rp 550 (ARA).
- PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) naik 19,79% menjadi Rp 224.
Ikuti Berita7
