Jakarta – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan penyesalannya karena Donyell Malen baru bergabung dengan timnya di pertengahan musim. Gasperini menilai kehadiran Malen sejak awal musim akan membuat Roma berada dalam posisi yang lebih kuat di klasemen Serie A.
Malen Langsung Bersinar di Roma
Donyell Malen langsung menunjukkan ketajamannya sejak berseragam AS Roma. Penyerang berusia 27 tahun itu berhasil mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Napoli di Stadio Diego Armando Maradona pada Senin (16/2/2026) dini hari WIB, yang berakhir imbang 2-2. Gol-gol tersebut menjadi gol kelimanya dalam lima penampilan perdana di Serie A.
Kehadiran Malen menjadi angin segar bagi lini serang I Lupi, yang sebelumnya kesulitan menemukan ketajaman. Duo penyerang Artem Dovbyk dan Evan Ferguson tercatat hanya mampu mengoleksi tiga gol dalam 17 penampilan dan lima gol dalam 22 laga. Keduanya juga sempat dibekap cedera, membuat Roma krisis ujung tombak.
Karakteristik Ideal Malen Menurut Gasperini
Gian Piero Gasperini memuji karakteristik Malen yang dinilai sangat cocok dengan gaya bermain yang ia inginkan. “Saya selalu yakin Malen punya karakteristik ideal untuk gaya sepakbola saya, karena dia itu striker yang komplet. dia bisa melepas tendangan dengan segera, dan cepat, juga bisa melakukan kombinasi dengan rekan-rekannya,” kata Gasperini, dikutip dari Football Italia.
Ia menambahkan, “Ini adalah tim yang butuh striker seperti dirinya, yang mencetak gol secara rutin juga karena kami menempatkannya di posisi yang terus berbahaya.”
Gasperini optimistis timnya akan semakin kompetitif dengan kembalinya pemain kunci lain yang cedera. “Dia bersama kami baru lima pertandingan, jadi rasanya kami bisa terus berkembang terutama kalai Dybala, Soule, atau El shaarawy kembali bugar sepenuhnya. Kami bisa lebih kompetitif,” imbuhnya.
Ambisi Roma di Sisa Musim
Penyesalan terbesar Gasperini adalah tidak memiliki Malen sejak awal musim. Ia berandai-andai jika Malen datang lebih cepat, Roma akan memiliki poin yang lebih banyak dan posisi klasemen yang lebih baik. “Kami punya sikap positif sepanjang musim, itulah sebabnya kami berada di posisi keempat klasemen. Saya tidak takut untuk mengatakan bahwa kalau kami punya Malen di paruh pertama musim, kami akan punya poin lebih banyak saat ini, tetapi pendekatan kami secara keseluruhan selalu sama,” tutur Gasperini.
Saat ini, AS Roma menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 47 poin dari 25 pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Napoli dan satu poin dari Juventus.
(raw/bay)






