Berita

Driver Taksi Online Ditemukan Meninggal di Bogor, Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong

Advertisement

Seorang pria berinisial IS (49) ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor, Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban yang berprofesi sebagai driver taksi online ini ditemukan tergeletak di samping kendaraannya pada Kamis (15/1/2026) pagi.

Kronologi Penemuan

Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman menjelaskan kronologi penemuan jenazah korban. Menurutnya, IS ditemukan oleh seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 09.30 WIB.

“Telah ditemukan orang meninggal di Jalan Raya Jakarta-Bogor Km 51, tepatnya depan perumahan Graha Laras. Adapun orang yang meninggal tersebut berinisial IS, umur 49 tahun,” ujar Wagiman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/1/2026).

Wagiman menambahkan, korban sempat terlihat melambaikan tangan dan meminta pertolongan dari warga yang melintas.

“Satpam Graha Laras diberi tahu oleh warga yang lewat di lokasi bahwa di jalan ada orang yang melambaikan tangan minta tolong. Kemudian Saksi langsung ke TKP dan, sesampai di TKP, didapati orang tersebut sudah tergeletak di samping mobilnya,” jelas Wagiman.

Dibawa ke RS, Dinyatakan Meninggal

Setelah ditemukan, IS segera dibawa ke Rumah Sakit FMC untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter.

“Anggota Polsek Sukaraja langsung ke TKP, sesampai di TKP, ditemukan orang tersebut. Kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit FMC. Setelah sampai rumah sakit, dinyatakan dokter sudah meninggal,” tutur Wagiman.

Advertisement

Keluarga korban yang tiba di lokasi membenarkan bahwa IS berprofesi sebagai sopir taksi online dan pergi bekerja pada pagi hari.

“Menurut keterangan istrinya bahwa suaminya pergi kerja sebagai driver taksi online,” imbuhnya.

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Untuk kepastiannya, dalam proses penyelidikan, tapi hasil olah TKP dan pemeriksaan badan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegas Wagiman.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kematian korban.

Advertisement