Sepakbola

Darren Fletcher Gantikan Ruben Amorim, Mimpi Jadi Manajer MU Terwujud

Advertisement

Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai manajer interim menyusul pemecatan Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026). Keputusan ini sekaligus mewujudkan mimpi besar Fletcher untuk menangani tim utama klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Fletcher Naik Jabatan ke Tim Utama

Sebelumnya, Fletcher yang merupakan mantan gelandang MU, menjabat sebagai pelatih tim U-18. Kini, ia dipercaya untuk memegang kendali tim utama hingga akhir musim ini. Manchester United sendiri berencana menunjuk manajer tetap baru pada bursa transfer musim panas mendatang.

Meskipun hanya berstatus sementara, penunjukan ini menjadi pencapaian signifikan bagi Fletcher dalam karier manajerialnya. Pada tahun 2019, ia pernah mengungkapkan ambisi terbesarnya di dunia kepelatihan adalah memimpin skuad utama Manchester United.

“Tidak berbeda dari saat menjadi pemain, ketika saya ingin jadi pesepakbola saya ingin bermain buat klub terbesar dan terbaik di dunia. Itulah yang saya incar dan saya beruntung bisa melakukannya di Manchester United,” ujar Fletcher dilansir dari BBC.

Ia menambahkan, “Lalu ketika saya melangkah ke tangga manajemen, target saya adalah menjadi manajer Manchester United, sebab itulah puncaknya bagi saya. Tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang lebih besar.”

Advertisement

Gaya Permainan Cepat Khas MU

Fletcher akan memulai debutnya sebagai manajer interim Manchester United dalam laga tandang melawan Burnley pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Para pendukung Setan Merah diharapkan dapat menantikan gaya permainan yang lebih cepat dan transisional di bawah kepemimpinannya.

Fletcher sendiri pernah menyinggung gaya permainan yang ingin ia terapkan. “Serangan-serangan yang cepat, ciri khas United,” kata Fletcher usai membawa MU U-18 menang 4-0 atas Brighton & Hove Albion pada Agustus silam.

Ia juga mengungkapkan bagaimana ia mencoba menanamkan DNA klub kepada para pemain mudanya. “Saya sudah tunjukkan cuplikan-cuplikan lama gol-gol serangan balik Rooney, Ronaldo, Ji-Sung Park. Giggs dan Kanchelskis. Saya coba menunjukkan sedikit DNA Man United itu dan hari ini berakhir fantastis,” pungkasnya.

Advertisement