Berita

Cuaca Ekstrem Porak-porandakan Atap Rumah dan Sekolah di Jakarta Utara, Bantuan Segera Dikirim

Advertisement

Jakarta Utara dilanda cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah atap bangunan rumah dan sekolah di kawasan Kalibaru, Cilincing. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Utara bergerak cepat mengirimkan bantuan darurat.

Bantuan Logistik dan Material Disiapkan

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan bantuan untuk warga yang terdampak di Kalibaru dan Semper. Bantuan tersebut sudah mulai didistribusikan sejak kemarin, meliputi terpal dan kebutuhan pokok lainnya.

“Untuk saudara-saudara kita yang terdampak di Kalibaru dan Semper, kami sudah siapkan bantuannya dan sejak kemarin sudah bergerak memberikan bantuan, termasuk terpal dan kebutuhan lainnya,” ujar Hendra saat ditemui di Kawasan Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Selain bantuan logistik, Pemkot Jakarta Utara juga telah menyiapkan bantuan material untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. Koordinasi lintas dinas, termasuk dengan Dinas Pendidikan, telah dilakukan untuk mempercepat penanganan, khususnya pada sekolah-sekolah yang terdampak.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Sudin terkait, termasuk Dinas Pendidikan untuk penanganan sekolah-sekolah yang terdampak,” tambahnya.

Angin Kencang Terjang Kalibaru

Sebelumnya, sejumlah atap bangunan rumah dan sekolah di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, dilaporkan porak-poranda akibat terjangan angin kencang. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin (26/1/2026).

Advertisement

Kapolsek Cilincing, Kompol Bobi Subasri, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah RW 07 Kelurahan Kalibaru. Dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga dan fasilitas umum.

“Hujan deras disertai angin kencang, dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah atap rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan, terutama di kawasan RW 07,” ujar Bobi saat dimintai konfirmasi, Senin (26/1).

Atap rumah warga yang rusak dilaporkan berada di RT 15, sementara atap bangunan sekolah yang terdampak berada di wilayah RT 08. Material atap yang terlepas bahkan sempat menimpa atap Masjid Al Mubasyirin.

“Materialnya sempat menimpa atap Masjid Al Mubasyirin. Beberapa rumah warga di sekitar lokasi tersebut juga mengalami kerusakan serupa,” tuturnya.

Advertisement