— BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) merilis analisis terkait saham-saham yang relatif tenang saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak. Menurut BRIDS, ukuran yang digunakan adalah beta, yaitu indikator seberapa besar pergerakan saham mengikuti pergerakan pasar.

BRIDS menjelaskan bahwa nilai beta di bawah 1 menandakan saham tersebut meredam fluktuasi indeks, bukan memperbesarnya. Data yang dijadikan acuan adalah return IHSG harian selama 239 hari hingga laporan yang dipublikasikan pada Kamis, 9/7/2026.

Daftar Saham Berbeta Rendah

BRIDS mengungkapkan lima saham Kompas100 dengan beta terendah sebagai berikut:

  • MYOR — 0,35
  • INDF — 0,36
  • HEAL — 0,40
  • CMRY — 0,44
  • MIKA — 0,46

Rata-rata beta kelima saham tersebut tercatat hanya 0,40, jauh di bawah level pasar. BRIDS menyebutkan, saat IHSG bergerak 1%, saham-saham ini rata-rata hanya bergerak sekitar 0,4% searah.

Sektor dan Kegunaan Untuk Portofolio

Mayoritas saham berbeta rendah tersebut berasal dari sektor konsumer dan kesehatan. BRIDS menyatakan permintaan produk di sektor-sektor ini relatif stabil terlepas dari siklus ekonomi, sehingga pergerakan harganya cenderung tidak seagresif pasar.

BRIDS menilai saham berbeta rendah cocok bagi investor konservatif atau investor dengan horizon panjang yang mengutamakan ketenangan portofolio dibanding potensi lonjakan harga cepat. Selain itu, saham-saham ini berguna sebagai penyeimbang bagi portofolio yang sudah mengandung saham berbeta tinggi.

“Beta rendah bukan jaminan aman, saham tetap dapat turun karena faktor spesifik emiten,”

itulah peringatan BRIDS terkait penggunaan beta sebagai alat seleksi investasi.