— Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan telah melakukan penanganan awal dan akan menggelar evaluasi menyeluruh setelah insiden panel kaca pecah di gedung kantornya di Jakarta Pusat. Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Arumsari, menyampaikan langkah-langkah segera untuk memastikan keselamatan pegawai.

Arumsari mengatakan tim melakukan dokumentasi visual, sterilisasi area, serta pembersihan material tanggap darurat segera setelah kejadian agar area kantor aman bagi pegawai dan pengunjung.

“Begitu insiden terjadi, kami langsung melakukan prosedur awal penanganan guna memastikan keselamatan pegawai yang berada di lokasi, mulai dari dokumentasi visual, sterilisasi area, sampai pembersihan material tanggap darurat,” ujar Arum dalam keterangan pada Kamis (9/7/2026).

Peristiwa itu terjadi pada pukul 11.25 WIB di area luar lantai 2 Gedung Kantor BGN, ketika satu panel kaca bagian luar terlepas dari dudukannya setelah terdengar bunyi pada ring penyangga (bracket support). Panel kemudian jatuh ke area aspal dan pecah menjadi serpihan.

BGN menyatakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap panel kaca dan struktur penyangganya. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah perbaikan dan penguatan aspek keselamatan bangunan.

“Kami juga melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap elemen bangunan yang memiliki karakteristik serupa sebagai langkah mitigasi. BGN juga mengutamakan aspek keselamatan melalui pemeriksaan secara berkala dan tindak lanjut yang diperlukan agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali,” tambah Arum.

Pihak kepolisian tampak mengamankan lokasi kejadian dengan pemasangan garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Satu unit Inafis dilaporkan berada di area gedung untuk pemeriksaan forensik.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menyebut kaca tersebut diduga pecah karena perbedaan suhu antara luar dan dalam gedung.

“Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam menggunakan AC, sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah,” kata Kombes Reynold saat dimintai konfirmasi pada Kamis (9/7).