— Jakarta — Tiga tersangka yang diduga terlibat penyerangan hingga gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, telah tiba di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Mereka menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Jati sebelum dibawa ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Identitas ketiga pelaku disebutkan sebagai Bio, Perie, dan Ramblan. Polisi menyatakan salah satu, berinisial Bio, merupakan bandar utama dalam jaringan tersebut.

Kronologi Penangkapan

Menurut Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, ketiganya ditangkap dalam operasi yang berujung pada tindakan tegas karena pelaku melawan petugas. “Saat ditangkap ketiganya melawan menggunakan mandau sehingga kami berikan tindakan tegas dan terukur,” kata Eko, Jumat (10/7/2026).

Penangkapan dilaporkan berlangsung di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur, setelah tim melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Operasi itu dipimpin Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC.

Bukti dan Kondisi Tersangka

Petugas menyita sebilah mandau yang diduga dipakai saat pelaku menyerang petugas dalam proses penangkapan. Dalam video yang diperlihatkan kepada penyidik, ketiga tersangka tampak diturunkan dari pintu belakang mobil dengan tangan diborgol menggunakan borgol kabel ties berwarna kuning.

Sejumlah penyidik terlihat membantu memindahkan para pelaku ke kursi roda. Kedua kaki ketiganya tampak dibalut perban putih akibat tindakan tegas dari kepolisian.

Peran Tersangka

Brigjen Eko menyatakan ketiga orang itu merupakan bagian dari sindikat narkoba yang diduga melakukan pembunuhan terhadap tiga anggota Polri saat operasi di Katingan. “Ada tiga sindikat narkoba yang diduga melakukan pembunuhan terhadap tiga anggota Polri di Katingan, Kalimantan Tengah. Satu orang merupakan bandar utama bernama Bio, sedangkan dua lainnya merupakan anggota sindikat berinisial Ramblan alias Busu dan Perie,” ujarnya.

Rincian kronologi lebih lanjut serta peran masing-masing tersangka akan disampaikan Bareskrim Polri dalam konferensi pers resmi mendatang.

Latar Kejadian

Peristiwa yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan terjadi saat operasi penyergapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, pada Rabu (1/7) sekitar pukul 01.00 WIB.