Barcelona dikabarkan telah mengidentifikasi dua kandidat potensial untuk menggantikan posisi pelatih Hansi Flick, apabila kontraknya tidak diperpanjang. Nama-nama yang muncul dalam radar klub adalah pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, dan manajer Arsenal, Mikel Arteta.
Kinerja Hansi Flick di Barcelona
Hansi Flick bergabung dengan Barcelona pada tahun 2024 dengan kontrak berdurasi tiga tahun, yang akan berakhir pada musim panas 2027. Di musim perdananya, pelatih asal Jerman berusia 60 tahun ini berhasil membawa Barcelona meraih gelar domestik, termasuk LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Pada awal tahun 2026, Flick kembali menambah koleksi trofinya dengan memenangkan Piala Super Spanyol.
Secara umum, Barcelona dilaporkan puas dengan kinerja Flick. Selain raihan trofi, Flick dinilai berhasil dalam mengembangkan pemain-pemain muda jebolan akademi klub. Namun, manajemen klub tetap berupaya mempersiapkan diri untuk kemungkinan pergantian pelatih di masa mendatang.
Dua Kandidat Pengganti
Menurut laporan dari berbagai media Spanyol, Barcelona telah mengantongi dua nama sebagai calon pengganti Flick. Keduanya adalah Luis Enrique dan Mikel Arteta.
Luis Enrique
Luis Enrique memiliki rekam jejak yang kuat bersama Barcelona. Ia pernah menjabat sebagai pelatih tim utama pada periode 2014-2017, di mana ia berhasil mempersembahkan berbagai gelar, termasuk Liga Champions pada tahun 2015. Saat ini, Enrique masih terikat kontrak dengan PSG hingga musim panas 2027, meskipun ada kabar bahwa PSG berencana menawarkan perpanjangan kontrak.
Mikel Arteta
Mikel Arteta, yang merupakan jebolan akademi Barcelona, belum pernah bermain untuk tim utama klub tersebut. Perjalanan kariernya sebagai pelatih mencakup masa belajar di bawah Pep Guardiola di Manchester City. Sejak tahun 2020, Arteta telah memimpin Arsenal dan berhasil mempersembahkan satu gelar Piala FA. Kontraknya dengan Arsenal juga berlaku hingga musim panas 2027.
Pertanyaan besar kini mengemuka, siapa di antara Luis Enrique atau Mikel Arteta yang akan menjadi pilihan Barcelona untuk memimpin tim di masa depan?






