Berita7 — JAKARTA — Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 221,6 miliar pada sesi I di Bursa Efek Indonesia, Kamis (9/7/2026). Perdagangan ditandai dengan tekanan jual pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Di sesi tersebut, asing tercatat melakukan net sell saham BBRI senilai Rp 138,3 miliar berdasarkan harga rata-rata, dengan volume transaksi sebanyak 50,1 juta saham.
Saham BBRI terkoreksi 1,08% ke level Rp 2.760 pada penutupan sesi I. Secara bulanan, harga saham ini tercatat naik 6,5%, namun secara year to date (ytd) turun 24,5%.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan total transaksi saham BBRI mencapai 117,4 juta saham dengan frekuensi 31,1 ribu kali dan nilai transaksi Rp 324,1 miliar pada sesi I tersebut.
Aksi jual asing ini melanjutkan tren dari perdagangan Rabu (8/7/2026), ketika asing juga melakukan net sell BBRI senilai Rp 142,1 miliar.
Perkiraan Target dan Area Support
Rumusan analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan target terdekat untuk saham BBRI berada di kisaran Rp 2.850–Rp 2.910.
Perusahaan sekuritas yang sama juga mencatatkan area support untuk saham BBRI di level Rp 2.710–Rp 2.750.
Ikuti Berita7
