Berita7 — Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp456,6 miliar pada sesi I perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/7/2026). Di tengah tekanan jual itu, mereka justru menempatkan pembelian di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Data bursa yang dikompilasi menunjukkan net buy asing pada saham BBCA mencapai Rp201,8 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I, dengan volume transaksi sebanyak 32,1 juta saham.
Pergerakan Harga dan Aktivitas Perdagangan
Selama sesi I, harga saham BBCA tercatat turun 0,4% ke level Rp6.275. Meski melemah pada perdagangan hari ini, catatan pergerakan bulanan mencatat kenaikan sebesar 23,6% untuk BBCA selama sebulan terakhir, sementara akumulasi year to date (ytd) menunjukkan penurunan 22,2%.
Data Bursa Efek Indonesia mencatat total 79 juta saham BBCA telah diperdagangkan hingga sesi I, dengan frekuensi transaksi mencapai sekitar 17,9 ribu kali dan nilai transaksi yang tersaji sebesar Rp496,9 miliar.
Kelanjutan Aksi Asing
Aksi beli asing pada BBCA pada Rabu melanjutkan kecenderungan hari sebelumnya. Pada Selasa (7/7/2026), asing juga tercatat membukukan net buy pada saham BBCA senilai Rp274,7 miliar.
Panduan Teknis
Dalam catatan rumah sekuritas, CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat untuk saham BBCA berada di rentang Rp6.350–Rp6.400. Secara teknikal, pihak tersebut menyebut area support berada pada level Rp6.100–Rp6.200.
Ikuti Berita7
