Sepakbola

Arne Slot Tahan Andy Robertson di Liverpool, Tottenham Hotspur Gagal Rekrut

Advertisement

Bournemouth – Bek kiri Liverpool, Andy Robertson, dipastikan tidak jadi pindah ke Tottenham Hotspur. Keputusan ini diambil karena manajer Liverpool, Arne Slot, masih membutuhkan jasa pemain asal Skotlandia tersebut di lini pertahanan timnya.

Kebutuhan Mendesak di Lini Belakang Liverpool

Sebelumnya, Robertson dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan klub London Utara itu dengan mahar 5 juta paun. Liverpool enggan kehilangan Robertson secara cuma-cuma ketika kontraknya habis pada akhir musim panas nanti. Di sisi lain, Robertson sendiri membutuhkan jam terbang lebih banyak untuk menjaga kebugaran jelang Piala Dunia 2026.

Di tengah proses negosiasi tersebut, Liverpool sempat mencoba memulangkan Kostas Tsimikas dari AS Roma. Namun, upaya ini menemui jalan buntu karena AS Roma tidak dapat menemukan pengganti yang sepadan untuk Tsimikas.

Situasi ini membuat Liverpool memutuskan untuk menghentikan negosiasi dengan Tottenham Hotspur, sehingga masa depan Robertson di Anfield menjadi tidak pasti. Kabarnya, Robertson merasa kesal dengan keputusan mendadak Liverpool yang membatalkan proses transfer tersebut.

Meski demikian, Liverpool memiliki alasan kuat untuk menahan Robertson. Klub berjuluk The Reds ini tengah dilanda krisis pemain di lini belakang akibat cedera yang dialami Conor Bradley dan Giovani Leoni. Selain itu, Liverpool hanya memiliki Milos Kerkez sebagai opsi bek kiri jika Robertson hengkang.

Advertisement

Dengan Liverpool yang masih berkompetisi di tiga ajang berbeda, kebutuhan akan kedalaman skuad menjadi krusial. Slot menekankan pentingnya memiliki banyak pemain untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan.

Kutipan Arne Slot

“Saya rasa saya butuh pemain saya sebanyak-banyaknya. Saya berpikir untuk memainkan Robbo di babak pertama, untuk memastikan Milos tetap fit sampai akhir musim karena skuad yang ada ini harus memainkan banyak pertandingan,” ujar Slot seperti dikutip dari TeamTalk.

Slot menambahkan, “Saya harus pintar-pintar mengatur pemain juga, karena kami tidak mau ada yang cedera lagi.”

Advertisement