Berita

Apjatel Riau Dukung Penuh Penertiban Kabel Fiber Optik Semrawut di Pekanbaru

Advertisement

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Riau menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam menertibkan kabel fiber optik yang dinilai semrawut dan membahayakan. Langkah ini disambut baik oleh asosiasi sebagai upaya perbaikan tata kota.

Dukungan Penuh dari Apjatel

Ketua Apjatel Riau, Ahmad Fadli, menegaskan bahwa penertiban kabel fiber optik yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru sudah sangat tepat. Ia menekankan pentingnya penegakan aturan tanpa pandang bulu.

“Bagus (soal penertiban kabel fiber optik), yang penting jangan tebang pilih. Mau provider lokal atau nasional tertibkan saja semua,” ujar Ahmad Fadli saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Fadli mencatat bahwa Apjatel Riau memiliki sekitar 25 anggota terdaftar. Mayoritas dari anggota tersebut menyatakan kesediaan untuk mematuhi aturan dan ikut serta dalam penertiban kabel. Namun, ia juga mengakui adanya beberapa anggota yang belum bersedia karena berbagai alasan.

“Kalau member Apjatel ada sekitar 25 dan sejauh ini memang mau ikut aturan. Tapi ada juga yang tidak mau karena berbagai alasan,” jelasnya.

Laporan Warga dan Dampak Negatif

Apjatel mengaku kerap menerima laporan dari masyarakat terkait dampak negatif kabel fiber optik yang semrawut. Laporan tersebut mencakup insiden pengendara yang tersangkut, kecelakaan, hingga terjatuh akibat kabel yang menjuntai di jalan.

“Jadi banyak juga laporan kepada kami terkait keberadaan kabel fiber optik ini. Banyak laporan terus masuk ke kami soal pengendara kena jerat, jatuh karena kabel fiber optik, ada kita tindak dan selesaikan,” ungkap Fadli.

Advertisement

Pengalaman Penataan di Kota Lain

Fadli menambahkan bahwa Apjatel memiliki pengalaman serupa dalam penataan kabel di kota lain, seperti di Bandung. Ia yakin penataan serupa dapat dilakukan di Pekanbaru dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Kami prinsipnya mendukung kebijakan Pemko Pekanbaru untuk menertibkan ini. Kami di Bandung juga sudah lakukan perbaikan dan penataan, di Pekanbaru juga bisa sebenarnya dan tentu kami dukung Pak Wali bersama Forkopimda lain,” tuturnya.

Sebagai bukti nyata, Apjatel bersama beberapa anggotanya telah berhasil menertibkan kabel fiber optik di Jembatan Leton Pekanbaru. Hasilnya, area tersebut kini bebas dari kabel semrawut yang mengganggu pejalan kaki.

“Ada contoh penertiban kabel di Jembatan Leton itu juga tuntas karena dibawah jembatan, artinya bisa. Kita akui memang jorok. Saya harap memang potong saja yang bandel, memang perlu keberanian untuk penataan kota. Saya rasa semua akan sepakat kalau untuk kebaikan bersama dan untuk kemajuan kota,” kata Fadli.

Pembentukan Satgas Khusus

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah sepakat untuk membentuk satuan tugas (satgas) khusus. Pembentukan satgas ini bertujuan untuk mempercepat dan mengoptimalkan penertiban kabel fiber optik yang telah menimbulkan keluhan dari banyak masyarakat.

Advertisement