Naples – Pelatih Napoli, Antonio Conte, kembali melontarkan sindiran yang diduga ditujukan kepada Manchester United dan pelatih sebelumnya, Ruben Amorim, terkait performa penyerang muda Rasmus Hojlund. Hojlund menunjukkan peningkatan signifikan sejak dipinjamkan ke Napoli.
Performa Hojlund di Napoli
Setelah mencetak 16 gol di musim debutnya bersama Manchester United, Hojlund mengalami musim kedua yang sulit dengan hanya delapan gol dalam 40 pertandingan di bawah arahan Amorim. Pemain muda Denmark ini kemudian dipinjamkan ke Napoli hingga akhir musim 2025/2026.
Di bawah asuhan Conte, Hojlund menunjukkan performa menjanjikan dengan mencetak sembilan gol dan tiga assist dalam 24 pertandingan di semua kompetisi. Meskipun demikian, konsistensinya masih menjadi pekerjaan rumah, terbukti dari empat penampilan terakhirnya yang minim gol.
Potensi dan Sistem Pelatihan
Antonio Conte menegaskan bahwa Hojlund memiliki potensi besar dan telah mengalami peningkatan pesat di Napoli. Ia berpendapat bahwa Hojlund mendapatkan keuntungan dari sistem pelatihan yang lebih baik dibandingkan di Manchester United.
“Rasmus itu seorang pemain yang telah meningkat dengan pesat sejak pertama kali datang,” ujar Conte, dikutip dari Football-Italia. “Dia masih berusia 22 tahun, kami melihat potensi besar di dalam diri dia, tapi tidak dipungkiri bahwa pemain-pemain muda seperti dia itu perlu dilatih oleh orang-orang yang mampu meningkatkan mereka, mengajari mereka bagaimana bekerja untuk tim, positioning, ketika maju mengejar bola dan ketika menyerang ruang.”
Conte menambahkan, “Pekerjaan kami adalah terus meningkatkan para pemain dan membuat mereka jadi lebih baik daripada ketika mereka datang pertama kali.”
Fokus Laga Berikutnya
Rasmus Hojlund akan berupaya mengakhiri paceklik golnya saat Napoli menjamu Sassuolo di Stadion Maradona pada akhir pekan ini.






