Bekasi – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi para pengungsi korban banjir di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathon, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (21/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para warga yang terdampak bencana mendapatkan pelayanan yang memadai di pos pengungsian.
Polri Pastikan Layanan Prima di Pos Pengungsian
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengamankan dan memastikan kelancaran layanan bagi para pengungsi. “Kehadiran kami di pos pengungsian merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Kami berupaya memastikan warga merasa aman, mendapatkan pendampingan, dan kebutuhan dasar tetap terpenuhi,” ujar Kombes Sumarni, Senin (20/1/2026).
Lebih lanjut, Sumarni menjelaskan bahwa Polres Metro Bekasi berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait untuk penanganan lanjutan. Langkah-langkah yang diambil meliputi pendirian dapur umum, penyediaan pos kesehatan, serta distribusi bantuan logistik yang mencakup sembako, makanan siap saji, air bersih, tikar, dan selimut.
“Pelayanan ini akan terus kami lakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan. Polri hadir untuk mendampingi, melindungi, dan membantu warga melewati masa sulit akibat bencana,” tegasnya.
Wapres Berdialog dengan Pengungsi
Dalam kunjungannya ke pos pengungsian korban banjir di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pengungsi. Di pos pengungsian Ponpes Nahdlatul Wathon tersebut, tercatat dihuni oleh sekitar 200 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kehadiran personel Polri di pos pengungsian tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan. Mereka juga turut membantu dalam pengaturan area, distribusi bantuan logistik, serta pengamanan jalur di sekitar lokasi pengungsian untuk memastikan semua kebutuhan pengungsi terpenuhi dengan baik.






