— Semarang — Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo memimpin upacara penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan itu Komjen Dedi membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 282 calon perwira remaja (capaja) yang menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun, periode 2023–2026.

Komjen Dedi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan para capaja menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian,”

Selain ucapan selamat, Wakapolri juga menyampaikan penghargaan dari pimpinan Polri kepada para lulusan yang meraih predikat terbaik. Penghargaan itu mencakup gelar Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.

Komjen Dedi menegaskan agar peraih penghargaan tidak cepat berpuas diri dan terus menjaga integritas serta meningkatkan kualitas diri demi nama baik institusi.

“Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga integritas dan kehormatan, serta mengharumkan nama baik institusi,”

Untuk para capaja yang lulus namun belum memperoleh predikat terbaik, pesan yang dibacakan Wakapolri menekankan bahwa ini baru awal karier dan peluang untuk berprestasi tetap terbuka selama masa tugas mereka.

“Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar,”

Angkatan ke-58 Akpol mengusung nama batalyon taruna Ksatriya Hawin Sarwahita. Jumlah keseluruhan capaja yang ditutup mencapai 282 orang, terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.