Berita7 — Polisi bergerak cepat menangani kasus dugaan perusakan dan teror yang dialami oleh seorang warga di Pancoran Mas, Kota Depok. Rumah Azis Suraji dilaporkan kerap dilempari barang hingga pagarnya dirusak oleh tetangganya sendiri.
“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa pelapor dan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan,” demikian keterangan dari Polres Metro Depok melalui akun Instagram resminya, Sabtu (18/7/2026). Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk mendalami kasus ini secara cepat, transparan, dan akuntabel demi memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.
“Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambah keterangan tersebut.
Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok juga telah mendatangi kediaman korban untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait dugaan intimidasi dan teror yang terjadi.
Sebelumnya, sebuah rekaman CCTV yang menampilkan seorang pria melempar helm ke arah rumah tetangganya di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, sempat viral di media sosial. Kejadian tersebut mendorong polisi untuk segera melakukan penyelidikan.
Dalam video yang beredar pada Kamis (16/7/2026), terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan sepeda motor di depan pagar rumah korban. Pria tersebut kemudian terlihat melemparkan sebuah helm dengan keras ke dalam area rumah korban. Pada kesempatan lain, pria yang sama juga terekam membuang sampah ke rumah korban, yang sempat memicu keributan meskipun warga lain berusaha melerai.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan bahwa korban telah membuat laporan polisi (LP) pada Rabu (15/6). Nomor LP yang terdaftar adalah LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.
“Iya, baru buat LP semalam,” ujar AKBP Made saat dikonfirmasi pada Kamis (16/7).
Cerita Korban
Novita (29), anak dari Azis Suraji, menceritakan bahwa tetangganya tersebut memang seringkali berulah di depan rumah mereka. Novita mengungkapkan bahwa pagar rumahnya rusak akibat ditendang oleh tetangganya pada Rabu (15/7) lalu.
“Itu (perusakan pagar) barusan yang tanggal 15 yang kemarin. Itu baru. (Pakai) Kaki, ditendang,” kata Novita saat ditemui di rumahnya pada Jumat (17/7).
Novita juga mengaku keluarganya pernah diteror oleh tetangganya yang membawa senjata tajam jenis golok saat perayaan Idulfitri lalu. Ia menjelaskan bahwa keluarganya juga hampir setiap hari mendapatkan gangguan verbal.
“Sampai pas lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV,” ungkapnya.
“Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari kalau verbal ya,” tambahnya.
Ikuti Berita7
