— Michael Olise muncul sebagai pemain kunci Prancis di Piala Dunia 2026, meski sorotan lawan kerap tertuju pada Kylian Mbappé. Gelandang serang berusia 24 tahun itu dianggap sebagai penghubung utama antar lini yang membuat permainan Les Bleus lebih seimbang.

Peran Olise mendapat sorotan menjelang laga perempat final melawan Maroko di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB. Penilaian tersebut menguat setelah penampilan impresif Prancis sepanjang turnamen.

Analisis Peran Dalam Struktur Tim

Menurut analis Ryan O’Hanlon, kekuatan Prancis tak hanya terletak pada ketajaman Mbappé, melainkan pada kemampuan Olise menghubungkan lini belakang dan lini depan. O’Hanlon menulis, “Sebagian besar tim akan khawatir tentang bagaimana menghentikan Kylian Mbappé. Tapi (bagaimana) cara untuk menghentikan Mbappé? Caranya adalah dengan menghentikan Olise.”

O’Hanlon menilai struktur permainan Prancis tidak sepenuhnya ideal: empat bek lebih fokus bertahan, empat penyerang lebih condong menyerang, dan dua gelandang tengah belum konsisten mengatur transisi. Dalam kondisi itu, kehadiran Olise menutup celah antarlini dan menjaga keseimbangan tim.

Kontribusi Statistik

Data dari aplikasi statistik Futi mendukung penilaian tersebut. Olise terlibat dalam 11% fase permainan Prancis—tert tinggi di skuad—dan berada di posisi kedua untuk expected goals (xG) yang dihasilkan.

Hingga babak perempat final, Olise memimpin daftar pemberi assist terbanyak di Piala Dunia 2026 dengan lima assist. Ia juga mencatat akurasi umpan 83%, menghasilkan 32 umpan progresif—terbanyak di tim—serta menjadi pemain dengan aksi membawa bola progresif terbanyak bagi Prancis.

Tidak hanya menyerang, Olise juga menempati peringkat kedua tim dalam aksi bertahan di area pertahanan lawan. O’Hanlon menegaskan, “Tim ini tidak akan berfungsi tanpa dia. Tetapi dengan dia? Mereka adalah favorit untuk memenangkan Piala Dunia.”

Karakter Permainan

O’Hanlon mengemukakan bahwa sepak bola sering menuntut kompromi—antara risiko umpan, penguasaan bola, dan kontribusi bertahan—namun karakter itu, menurutnya, tidak berlaku untuk Olise. “Semua itu biasanya benar, kecuali untuk seseorang seperti Olise,” tulisnya.

O’Hanlon menutup analisanya dengan menyebut Olise sebagai kombinasi ideal: pengumpan ulung sekaligus penembak jitu, penyerang kelas dunia yang sering menyentuh bola dan jarang kehilangan penguasaan, serta mampu menggiring melewati bek maupun memberikan umpan terobosan.